Thursday, September 8, 2016

Sinopsis Mohabbatein Episode 44 (ANTV) ,13 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 44, 13 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 44 Tayang selasa 13 September 2016 dimulai dari ,Malam itu Raman yang dalam keadaan mabuk, mengunjungi rumah Ashok, Ashok dan Shagun keluar untuk melihat apa mauny Raman datang pada tengah malam seperti ini “Aku memang masih mencintai Shagun dan cinta hany datang satu kali, sekali kamu menikah maka setelah itu semuany hany kompromi belaka dan itulah yang akan saya lakukan sekarang dengan menikah lagi yang kedua kali”  kata Raman dengan gaya mabukny “Ashok, coba kamu lihat kondisi Raman, dia ini sangat mabuk seperti seorang devdas” Raman mendengar apa yang dikatakan oleh Shagun “Shagun, saya pastikan padamu kalau kamu akan mendapatkan perlakuan dari seseorang yang akan mengatakan  suatu hal yang baik tentang kamu bahkan meskipun itu adalah sebuah kebohongan, saya menantang kalian berdua kalau kamu dan pacarmu ini akan datang ke rumahku dan mengantar Ruhi kesana” Ashok dan Shagun tertegun

“Karena gadis yang akan saya nikahi ini dimana hidupny tidak hany berakhir dengan salon kecantikan semata, dia akan menjadi seorang ibu yang sangat baik untuk Ruhi  !” kata Raman masih dengan gaya sempoyonganny “Aku akan mengirimkan kartu undangan yang pertama kali untuk kalian berdua karena saya yakin kamu dan Ashok sangat ingin tahu siapa gadis yang akan saya nikahi ini ! Ini adalah janjiku, jadi Raman Kumar Bhalla !” kemudian  Raman bergegas berlalu dari sana, sepeninggal Raman dari rumahnya, Shagun bertany tany dalam hati “Siapa gadis yang ingin menikah dengan Raman?” bathin Shagun penasaran

Raman teringat pada apa yang dia katakan pada Shagun tadi, kemudian bertany pada supirny “Apakah orang orang mabuk itu biasany mengatakan hal yang sebenarny pada saat mereka mabuk, pak ?”, “Iya, tuan ,,, biasany mereka mengatakan kenyataan yang sebenarnya” namun Raman menganggap apa  yang dikatakanny tadi hany sampah belaka karena dia tadi berbohong pada Shagun dengan mengatakan kalau calon istriny itu sangat baik dibanding Shagun “Tapi saya juga mengatakan satu kebenaran padany kalau Ruhi pasti akan kembali lagi padaku” kata Raman senang

Keesokan harinya, di pagi pagi buta, keluarga Iyer sedang melakukan persiapan pernikahan  Ishita dan Raman di sebuah kuil, keluarga Bhalla datang dan kebanyakan dari mereka sedang dalam keadaan mabuk, bahkan mereka tidak bisa berdiri diatas kaki mereka sendiri dengan benar, Amma benar benar tidak percaya kalau mereka semua mabuk dan berharap agar Ishita tidak ingin menikah dengan Raman, apalagi Raman tidak ada diantara  mereka, rupany Raman masih duduk di dalam mobilnya, Rumi mengajak kakakny untuk keluar, ketika seluruh keluarga memasuki kuil, mereka diminta untuk mengenakan pakaian seperti keluarga Iyer,

Bala segera mengajak para pria bersamany dan Vandu mengajak para wanita bersamanya, Raman sendiri dihentikan oleh nyony Iyer untuk sebuah ritual mandi “Aku sudah mandi tadi” kata Raman “Ini hany mandi minyak” Raman  kemudian mengambil minyak itu dan pergi untuk bersiap siap, Raman sebenarny sangat tidak suka dengan semua ritual ini, Mihika dan Vandu mengatakan pada Ishita kalau Raman terlihat seperti seorang badut  dan mereka bertiga tertawa bersama sama lalu Ishita meminta mereka untuk diam

Tak lama kemudian keluarga Bhalla muncul lagi dengan pakaian ala Tamil, nyony Bhalla selalu  berjalan tidak seimbang dengan kain sareeny “Rumi, berikan sabukmu ke ibu agar ibu baisa mengikat kain saree ini” pinta nyony Bhalla, kemudian keluarga Iyer dan keluarga Bhalla melakukan ritual, pada saat ritual dengan lantangny nyony Bhalla menyanyikan lagu pemujaan ‘hadipa’ , tuan Bhalla segera membenarkan nyanyian pemujaan istriny kalau mereka sedang melakukan pemujaan bukan hadipa

Pendeta memberikan sesuatu pada Raman dan Ishita dan meminta mereka untuk membawany bersama mereka di pesta pertunangan pada malam hari nanti, Raman dan Ishita kemudian berdoa pada Dewa, tiba tiba Ishita tertawa kecil “Rupany kamu sangat menikmati dengan membuat masalah denganku ya ?”,  “Aku suka aja melihat kamu merasa terganggu” sahut Ishita geli “Hal seperti ini hany sehari saja untukku, setelah menikah, kamu akan masuk ke dalam rumahku dan kamu akan mengalami banyak masalah sepanjang hidupmu” kata Raman sengit namun Ishita malah berharap agar Raman bisa melakukan hal yang terbaik

Keluarga Bhalla sedang menikmati sarapan pagi, nyony Bhalla berharap Ruhi akan bersama mereka di semua acara pesta pernikahan ayahny namun sayangny saat ini Ruhi sedang berada di  rumah Shagun dan tidak tahu kalau Raman melakukan semua ini untuk putri kecilny itu, Raman mendengar pembicaraan ibunya,

Kedua orangtua Ishita sedang memilih cincin pertunangan untuk Raman, saat itu Ishita datang kesana dan berkata “Aku tidak bisa memberikan cincin itu ke Raman karena cincin itu adalah benda yang  sangat special yang diberikan ibu pada ayah di hari ulang tahun pernikahan kalian yang ke 25 tahun, cincin ini melambangkan cinta kalian berdua, sedangkan Raman tidak pantas mendapatkan penghargaan ini karena dia itu tidak tahu apa itu cinta” kata Ishita sengit “Kamu seharusny memberikan cincin ini padany karena dengan begitu calon suamimu itu akan mendapatkan restu dari kami berdua, ayah yakin ,,, cinta Ishita akan mengubah Raman”, “Tapi dia tetap tidak akan  mendapatkan apa apa dariku !” Ishita tetap bersikeras dan berlalu dari sana, Amma sangat khawatir melihat sikap Ishita namun Appa yakin kalau pernikahan mereka akan berjalan dengan baik “Ruhi akan membuat semua ini menjadi berhasil” Appa sangat optimis

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 43 dan episode selanjutnya yang tayang 14 september 2016 Mohabbatein episode 45

Artikel Terkait

Sinopsis Mohabbatein Episode 44 (ANTV) ,13 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email