Thursday, September 8, 2016

Sinopsis Mohabbatein Episode 46 (ANTV) ,15 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 46, 15 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 46 Tayang kamis 15 September 2016 dimulai dari ,Di gedung tempat pertunangan Raman dan Ishita, akhirny semua orang merasa lega dan senang ketika melihat Raman datang, Raman memasuki ruangan yang luas tersebut, Ishita dan Raman saling menatap satu sama lain “Maaf, saya tertidur di mobil, karena saya tidak bisa tidur semalam kemudian saya menyibukkan diri di kantor, saya jadi lelah dan tertidur di mobilku, untungny Mihir datang dan membangunkan aku, kalau tidak saya bisa ketinggalan pertunangan ini” Raman dan Ishita mencoba memikirkan tentang argumen mereka berdua, mereka berdua kemudian duduk untuk acara pertunangan itu sambil saling memandang satu sama lain dengan perasaan marah, Ritual pun dimulai, Appa memberikan tilak pada Ishita dan Raman, pendeta meminta saudara laki laki Ishita untuk maju ke depan, Bala datang dan berkata

“Aku ini suaminy Vandita (Vandu) dan kakakny Ishita” semua orang tersenyum mendengarnya, kemudian Bala melakukan ritual, Simmi juga melakukan ritual yang sama dari pihak Raman, lalu Ishita diminta untuk duduk disamping Raman, mereka duduk bersama sama, Amma melakukan aarti untuk mereka berdua “Ritual pertunangan ini telah selesai” nyonya Bhalla langsung menyela ucapan pendeta “Bagaimana bisa selesai kalau tanpa cincin ?”, “Aku yang membawa cincinnya” Appa menyahut kemudian diberikanny cincin itu ke Ishita, Ishita memakaikan cincin itu ke jemari Raman “Model cincinny kuno sekali, kak Raman pasti tidak mau memakainya, lihat bagaimana selera mereka” sindir Simmi, Mihika dan Vandu sangat marah sama Simmi “Raman, mana cincinmu ? Ayo keluarkan” pinta nyonya Bhalla.

Lihat Juga: Dalam 5 Hari Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1 Tembus 2,2 Juta Penonton

Namun Raman memberikan kode kalau dia tidak mau mengeluarkan cincin itu karena memang Raman lupa tidak membawa cincin “Oh iya, saya lupa mengatakan padanya, kalau dia harus membeli cincin untuk Ishita, kalau begitu biar saya saja yang memberikan cincinku untuk menantuku ini” mendengar ucapan nyonya Bhalla, kali ini giliran Vandu dan Mihika yang menyindir Simmi, nyonya Bhalla kemudian mencoba melepaskan cincin dari jemariny tapi ternyata tidak bisa “Cincin itu tidak diperlukan lagi, telah biarkan saja” sela Ishita “Aku mempunyai sebuah cincin” sahut Raman, kemudian Raman meminta Mihir untuk mengambilkan jasnya, Mihir bergegas mengambil jas Raman dan memberikanny ke Raman,

Raman mengeluarkan cincin tersebut dan menunjukkanny pada Ishita, Ishita tersenyum melihatny “Ruhi yang membuat cincin ini” Ishita tertawa kecil dan berkata “Cincin itu sempurna” kata Ishita lalu meminta pendeta untuk melakukan puja dengan cincin buatan Ruhi, Raman memakaikan Ishita cincin itu, Ishita teringat akan Ruhi dan tersenyum sambil memandang cincin buatanny “Ini adalah hal yang terbaik di acara pertunangan kita, ini huruf R untuk Ruhi”, “Ruhi membuatny untuk aku, itu huruf R untuk Raman” jelas Raman “Kita ini menikah demi Ruhi bukan ? Raman bolehkah saya bertanya, kenapa Mihir ada disini ?”, “Aku telah bilang kan sama kamu kalau dia tidak melakukan apapun, polisi telah membebaskan Mihir karena pelaku utamany telah menyerahkan diri dan menyatakan diriny bersalah, Mihir itu tidak bersalah” Rumi mendengar pembicaraan mereka dan berterima kasih pada Tuhan karena permasalahanny telah berakhir “Sekarang tidak ada seorang pun yang akan tahu kalau sebenarny akulah yang membuat MMS itu” bathin Rumi lega

Mihir sedang ngobrol dengan keluarga Bhalla “Polisi telah membebaskan saya karena saya terbukti tidak bersalah, saya bisa keluar dan langsung menelfon Raman, kemarin malam Raman mengunjungi saya di penjara, saya melihatny tertidur di dalam mobil sambil mengorok” kata Mihir, semua orang tertawa senang, tuan Bhalla memanggil Appa, Mihir lalu meminta maaf sama Appa “Aku tahu kalau anda tidak bahagia melihat saya ada disini tapi Raman menginginkan saya datang ke pesta pertunangannya, jika anda mempunyai masalah denganku maka saya akan pergi” Appa menggeleng dan mencegah Mihir pergi “Itu tidak perlu karena saya yakin kalau kamu ini tidak bersalah,jangan khawatir, saya akan membicarakanny dengan keluargaku nanti” tuan Bhalla dan Appa berjabat tangan lalu saling berpelukkan “Ayah, pendeta memanggil kalian berdua” sela Vandu yang tiba tiba muncul didepan mereka

Pendeta kemudian meminta kepada kedua keluarga untuk memutuskan keinginan mereka di pernikahan Raman dan Ishita “Keinginan seperti apa ?” tany nyonya Bhalla “Maksud saya tanggalnya, nyonyaa”, “Tanggal 11 Februari !” sahut tuan Bhalla, Appa juga menyetujuiny “Lalu dimana nanti Raman dan Ishita akan tinggal setelah mereka menikah ?” nyonya Bhalla langsung memberikan alamat rumahny pada pendeta “Apa yang akan di berikan oleh orangtua mempelai putri ?”, “Kami tidak ingin menerima apa apa” sela Raman “Kami tidak ingin apapun darinya” timpal keluarga Bhalla, Amma mencoba untuk mendominasi namun akhirny nyonya Bhalla yang menang “Tapi saya ingin memberikan Ishita semua yang saya miliki untuknya” sela Appa “Apakah ada keinginan yang lain ?”, “Ishita tidak akan meninggalkan pekerjaannya” nyonya Bhalla kali ini setuju dengan Amma “Dia juga bisa melanjutkan sekolah lagi”, “Ishita bisa melakukan apa saja tapi dia harus merawat Ruhi dengan baik” nyonya Bhalla menimpali ucapan Amma “Kamu juga seharusny menyayangi anak perempuanku ini”, “Kami tentu akan menyayanginy sebanyak dia menyayangi kami dan Ruhi akan benar benar menyayanginya” sahut nyonya Bhalla, pendeta lalu meminta pernikahan mereka di lakukan di Kalyaan Mandap

Keesokan harinya, Shagun dan Ashok sedang bersama sama “Shagun, bersiaplah nanti malam karena kita akan makan malam bersama”, “Tapi saya tidak bisa ikut, Ashok ,,, saya harus bersama Ruhi” saat itu Ishita menelfon Shagun, Shagun segera menanyakan tentang acara pertunangan Ishita, Ishita lalu mengundang Ruhi untuk datang di pestany di rumahny “Baiklah, Ishita ,,, saya akan mengantarny pada malam nanti, selamat untuk pertunanganmu” ketika telah selelsai menelfon, Shagun mengabarkan pada Ashok kalau Ishita meminta Ruhi datang ke pestany “Kita akan mengantarkan Ruhi kesana lalu pergi makan malam, bagaimana ?”, “Itu bagus, kita akan mengundang Ishita kesini karena kita membutuhkan seorang pelayan untuk Ruhi” kata Ashok senang

Sementara itu Mihika dan Vandu sedang membicarakan tentang acara nanti malam dan musik yang akan dimainkan, Amma mendengar pembicaraan mereka, kemudian Amma meminta Appa untuk membawa Mihika dan Vandu ke pasar “Ini akan menjadi sebuah keseruan yang luar biasa” kata Mihika dan Vandu “Aku akan membuat keluarga Bhalla menari dengan musik tradisi kita dari India Selatan” Appa dan semua orang tertawa mendengar ucapan Amma

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 45 dan episode selanjutnya yang tayang 16 september 2016 Mohabbatein episode 47

Artikel Terkait

Sinopsis Mohabbatein Episode 46 (ANTV) ,15 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email