Sinopsis Mohabbatein Episode 49 (ANTV) ,18 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 49, 18 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 49 Tayang minggu 18 September 2016 dimulai dari ,Vandu menymbut semua orang di pesta Sangeet, tidak lama kemudian penari Bharatnatyam memulai tarianny, keluarga Iyer sangat menyukai tarian tersebut namun keluarga Bhalla mulai bosan menontonny, nyony Bhalla tiba tiba mempunyi sebuah ide untuk mereka “Sepertiny kita harus membuat mereka meminum lebih banyk jus itu”, “Ibu, saya puny sebuah solusi” sahut Simmi, kemudian Rumi dan Simmi kembali menyjikan minuman tersebut pada semua orang, hingga akhirny tarian tersebut berakhir dan semua orang bertepuk tangan dengan perasaan senang .

saat itu Ishita melihat kearah mehendi yang ada ditanganny sambil tersenyum, sementara Amma mulai heran “Kenapa para tamu itu menari dengan cara seperti itu ?”, “Kakak, semua orang merasa bahagia” sahut Soumya .Ishita melirik ke arah Raman, saat itu Sadar Ji naik ke atas panggung, Amma mulai kesal melihatny “Apa ini ? Mereka rupany menyerobot acara kita, Soumya”, “Kakak, sudah jangan bertengkar dengan mereka di pesta, sudah biarkan saja, santai saja dan nikmati acarany” hibur Soumya, saat itu  Sadar Ji mulai membuka pidatony “Namaku Paramjeet Singh, pembawa acara untuk pesta malam ini dari pihak keluarga Bhalla” seluruh keluarga Bhalla tertawa melihatny sambil bertepuk tangan .

“Sekarang Simmi akan menunjukkan kebolehanny untuk keluarga Iyer, selamat menikmati” Simmi langsung maju ke depan dan mulai menari dengan musik India Selatan, keluarga Iyer kaget melihat tarianny, tidak lama kemudian  keluarga Bhalla mulai menari bersama Simmi, Raman tersenyum sambil memperhatikan keluargany, kemudian semua orang bertepuk tangan dan bersiul dengan kencang pada akhir tarianny .Di rumah Ashok, Ashok merasa heran dengan belanjaan Shagun “Shagun, apa apaan ini ? Kenapa  kamu menghabiskan banyk uang untuk belanja hari ini ?

Apakah kamu sudah kehilangan akalmu ?” Shagun tersenyum dan berkata “Lihat ini, kamu selalu bilang kan padaku kalau saya ini tidak mencintai Ruhi, lihat foto ini, hari ini Ruhi pergi bersama pengasuhny untuk membeli sebuah piala untukku, piala ‘ibu terbaik sedunia’ bukankah itu sangat lucu ?” kata Shagun senang “Kamu tahu Raman sudah memberikan pujianny ke Ishita untuk menyuapny tapi saya selalu selangkah lebih maju di depanny” kata Shagun sambil menunjukkan sebuah kalung berlian untuk Ishita “Kamu sudah melakukan hal yang benar,  Shagun” puji Ashok senang “Aku akan bersiap siap untuk pergi ke rumah Ishita”, “Iya, kita juga harus melihat Raman” kata Ashok

Mihir dan Rumi sedang berhadap hadapan dengan Bala dan Vandu ”Aku tidak bisa menari, Simmi” Simmi langsung mendorong Mihir ke tengah ruangan untuk menari, Mihir dan Rumi kemudian  menari bersama, Bala dan semua orang tertawa melihatny ketika Rumi berpakaian saree, sementara Raman meninggalkan ruangan itu sejenak, saat itu Shravan menghampiri Ishita, kemudian Ishita mengajakny masuk ke dalam, Ishita meminta Shravan untuk pulang ke rumah terlebih dulu dan segera kembali, Shravan pun berlari, saat itu Ishita mendengar Raman sedang ngobrol dengan kolegany di telfonny tentang pekerjaan kantorny,

Raman bahkan mengundang staff kantorny untuk datang ke pesta pernikahanny besok, Ishita berkata dalam hati “Raman ini aneh” bathinny, sesudah selesai menelfon, Raman lalu menghampiri Ishita  dan mulai menyindirny “Lihat mehendimu itu, kamu itu hany bermain main saja dengan melakukan pernikahan ini”, “Kadang kadang kita harus melakukan hal ini pada orang lain” mereka berdua kemudian saling  beradu pendapat lagi, tidak lama kemudian Shravan pun datang, Raman dan Ishita segera berhenti bertengkar dan Raman mengajak mereka untuk masuk ke dalam ruangan

Di dalam ruangan, semua orang masih menikmati acara Sangeet tersebut “Lihat, semua orang sangat menikmati acarany, kalau tidak tamu tamu kita akan tertidur karena bosan” kata Simmi senang “Inilah waktuny untuk Prasadam” Simmi tertawa senang, sementara itu Amma melihat ada botol wine yang teronggok di bawah meja, Amma kaget “Jadi wine ini, mereka sudah berbohong kepada kami dan membuat kami semua meminum wine ini” kata Amma geram, Appa datang menghampiri Amma, Amma langsung menunjukkan botol wine tersebut ke Appa “Appa, kamu juga sudah membuat tamu tamu kita meminum wine ini”,

“sudah tenang saja, tidak baik untuk menegur mereka di depan semua orang seperti ini” Amma jadi bingung dengan sikap Appa “Aku kan sudah bilang sama mereka kalau tidak ada wine tapi mereka tidak mendengarkan omongan kita, Appa !” Amma merasa geram “Tapi semua orang menikmati acarany, jangan pergi Amma” Amma hany bisa menangis “Jangan katakan apa apa pada para tamu, jangan buat masalah kali ini, Amma ,,, saya mohon, demi aku”, “Baiklah tapi kamu mengatakan pada mereka untuk tidak membawa wine ke pesta pernikahan besok” pinta Amma kesal “Jangan khawatir, saya pasti akan mengatakanny pada mereka” hibur Appa,

Saat itu keluarga Bhalla diundang untuk naik ke atas panggung Tuan dan nyony Bhalla langsung menari bersama, anak anak mereka, Rumi, Simmi dan Rinki bergabung bersama mereka,  Mihika juga sangat menyukai acarany, tidak lama kemudian di luar ruangan, Rumi meminum wine bareng pamanny dan teman temanny, Simmi datang bersama nyony Bhalla dan bergabung bersama mereka untuk minum wine juga, mereka tertawa bersama sama dengan perasaan senang “Ayoo ikut denganku masuk ke dalam, disana ada sebuah penampilan yang sangat hebat” kata Simmi

“Iya sesudah ini Raman akan menari” kata nyony Bhalla sambil menari, tepat pada saat itu Sadar Ji memanggil nama Raman untuk naik ke atas panggung,  Raman kaget dan berkata “Aku tidak akan menari !” keluarga Iyer mentertawai sikap Raman yang ketakutan “Kakak, ini penghinaan bagi kita, ayoolah menari, kak” semua orang langsung mengelu elu kan Raman untuk maju ke depan dan menari, Raman sesaat melirik kearah Ishita

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 48 dan episode selanjutnya yang tayang 19 september 2016 Mohabbatein episode 50

Subscribe to receive free email updates: