Sinopsis Mohabbatein Episode 53 (ANTV) ,22 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 53, 22 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 53 Tayang kamis 22 September 2016 dimulai dari ,Akhirny ritual pernikahan Ishita dan Raman dimulai, Raman dan Ishita saling mengalungkan kalungan bunga ke leher masing masing satu sama lain, semua orang sangat senang melihatny, tiba tiba ibuny Bala nyeletuk “Setiap pernikahan Ishita memang sangat menghibur dengan keseruan dan pergolakan yang terjadi” kemudian Raman dan Ishita melakukan ritual dengan dipandu oleh pendeta, mereka berdua duduk di mandap sambil saling menatap satu sama lain dengan perasaan kesal,

Raman kemudian memakaikan mangalsutra ke leher Ishita, Appa kemudian Ishita, Simmi memakaian cincin di kaki Ishita, nyony Bhalla lalu menyuruh Ruhi untuk melakukan ghat bandhan, Ruhi segera melakukanny seperti yang diperintah oleh nenekny, Ishita tersenyum, semua orang bertepuk tangan karena senang .Raman kemudian melakukan ritual dengan menyentuh kaki Ishita, Raman menarik Ishita dengan memegang kaki Ishita dan membuat Ishita berjalan, nyony Bhalla dan Simmi tidak menyukai hal ini, mereka kemudian berputar mengelilingi api suci .

Ruhi sangat senang melihatny, akhirny ritual pernikahan itu selesai sudah, Raman dan Ishita meminta restu pada kedua orang tua mereka dengan menyentuh kaki mereka “Apa yang kalian dengar tentang Raman hari ini, saya tidak akan memberikan penjelasan apapun namun tolong kirimkan saja Ishita ke rumah kami” kata nyony Bhalla, kemudian nyony Bhalla menari dengan keluargany “Mari kita pergi sekarang dan menikmati sajian makanan” ajak Amma, saat itu Bala menyuapkan idli dengan tanganny sendiri, sementara itu Mihika meyuapkan Appa bawang merah “Mihika, sudah cukup sekarang” Ishita tertawa melihat ayahny yang kekeyangan

Pada saat yang bersamaan Shagun mengatakan pada Ashok kalau diriny telah menghentikan pernikahan Raman dan Ishita “Dan sekarang Ruhi akan menjadi milik kita” Ashok mengangguk “Iya, saya suka hal ini”, “Lalu kapan kau akan menikahi aku, Ashok ?” tany Shagun penuh harap “Tidak usah membahas hal itu lagi, Shagun ,,, kau itu sudah puny anak” Shagun tertegun “Heiii saya cuma bercanda, jangan dianggap serius, hari ini adalah hari kebahagiaan kita sekarang” Ashok merasa senang

Saat itu Appa menangis pada saat ritual perpisahan Ishita “Jangan menangis, ayah”, “Dia akan mengunjungi kita setiap hari, dia kan tinggal di sebelah rumah” kata Amma menimpali ucapan Ishita “Jangan khawatir tuan Iyer karena kami akan menganggap Ishita sebagai putri kami sendiri” hibur tuan Bhalla “Ayoo kita pulang dulu, kita harus melakukan ritual penymbutan dirumah juga” keluarga Bhalla langsung pulang kerumah, Amma mencoba menghibur Appa

Sesampainy dirumah, nyony Bhalla menymbut kedatangan Ishita dengan perasaan bahagia, nyony Bhalla meminta Ishita untuk menutupi kepalany dengan dupattany, Ishita melakukanny kemudian nyony Bhalla melakukan tilak dan aarti untuk kedua mempelai, Ruhi juga ikut bersama mereka, nyony Bhalla meminta Ishita untuk menendang kendi yang berisi beras dan masuk ke dalam rumah mereka bersama Raman,

Saat itu Raman mendapat telfon dari kantorny “Baiklah, saya akan datang dalam waktu 15 menit” semua orang tertegun melihat ke arah Raman, Raman hany bisa berkata “Biarkan saya pergi dulu sekarang” Rumi langsung mengajak Raman bercanda “Raman, lakukan ritual ini dulu”, “Ibu, bisakah saya pergi sekarang ?” pinta Raman “Aku akan bersama ibu Ishita sekarang” sela Ruhi “Ruhi, namun kau harus pulang ke rumah ibumu dulu hari ini, baru kemudian kita bertemu dipersidangan, bagaimana ?” Ruhi tersenyum mendengar ucapan ibu baruny ini “Tapi ingat Ruhi, jangan katakan apapun pada ibumu ya”

kemudian nyony Bhalla membawa Ishita masuk ke dalam rumah “Maaf, saya ada meeting di kantorku” Raman nampak gusar “Kakak, kami telah memesan sebuah kamar pengantin di hotel untuk kalian berdua, kalian bisa menghabiskan malam pengantin kalian nanti malam jadi datanglah kesana nanti malam ya, kak” kata Simmi .Nyony Bhalla kemudian mengenakan gelang di lengan Ishita dan memintany untuk terus memakainy selama sebulan “Ketika Shagun tahu tentang pernikahanmu besok, dia pasti akan sangat terkejut” kata nyony Bhalla senang, sementara itu dirumah keluarga Iyer,

Amma memasuki kamar Ishita dan melihat fotony dengan perasaan sedih, saat itu Mutu Swamy, anak anjing Ruhi dan Ishita datang dan Amma mengatakan padany kalau Ishita telah pergi sambil menangis, Appa menghampiriny dan berkata “Amma, kau telah mengolok ngolok saya ketika saya menangis, namun sekarang lihat dirimu sendiri”, “Appa, saya berharap Ishita bisa menikah di sebuah rumah yang baik namun saya tidak tahu kalau saat ini dia akan meninggalkan kita” kata Amma sambil menangis “Dia memang sangat dekat denganmu, Amma”, “Aku hany berharap dia akan selalu bahagia” Appa mengangguk sambil berkata “Iya, dia akan membawa kebahagiaan di setiap kehidupan orang lain” kata Amma

Tak lama kemudian Ishita sudah sampai di hotel, dia baru tahu kalau ternyta Raman sudah masuk ke dalam kamar, Simmi datang dan berkata “Aku datang kesini untuk membawamu ke kakakku, ayoo mari saya antar kau ke lift untuk malam besarmu ini” goda Simmi dengan genit, saat itu Raman datang ke kamar hotel, perutny terasa sakit karena makanan dari India Selatan yang di makanny tadi, ketika mereka sedang menunggu lift, Simmi mengajak Ishita ngobrol, Simmi meminta Ishita untuk memakai lingerie “Kamu bisa memakainy malam ini, kau tahu ,,, dulu saya juga merayakan malam pertamaku disini di hotel ini, bolehkah saya memberikan kau sebuah tips” Ishita hany tersenyum

“Kamu harus bisa mengatur emosimu” Ishita merasa malu “Kita ini kan tidak ketinggalan jaman, saya bisa mendapatkan diskon ketika saya membeli baju tidur ini, baju ini sangat sexy, saya akan mengajak kau besok, urusi dulu hari ini” Ishita tersenyum “Liftny sudah datang”, “Aku harus pergi, Ishita ,,, saya tidak bisa menemani kau kali ini, saya ikut bahagia, nikmatilah dan selamat menempuh hidup baru, kebencianmu akan segera lenyp malam ini” hibur Simmi “Dimana saya berada, saya berada bersama Dewa” kata Ishita

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 52 dan episode selanjutnya yang tayang 23 september 2016 Mohabbatein episode 54

Subscribe to receive free email updates: