Sinopsis Mohabbatein Episode 59 (ANTV) ,28 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 59, 28 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 59 Tayang rabu 28 September 2016 dimulai dari ,Raman akhirny masuk ke dalam gedung tempat pesta ulang tahun pernikahan Nikhil setelah dibujuk oleh Nikhil dan meninggalkan Ishita begitu saja “Kenapa dia mengajak saya kesini bersamany ? Kalau sebenarny dia ingin pergi sendirian”  Ishita merasa heran, sementara itu di dalam ruang pesta, Raman teringat kembali pada pesta yang dihadiriny terakhir kali bersama Shagun, dimana dia bertengkar dengan Ashok, saat itu teman teman Raman menemuiny dan mereka mulai minum minum bersama sama, Ishita tidak dipedulikanny sama sekali

“Ini sungguh sangat memalukan, bagaimana kalau saya pulang saja ? namun apa yang akan Ruhi katakan ?” kata Ishita kesal, saat itu Ruhi menelfon Ishita “Bagaimana pestany, ibu Ishi ?”, “Pestany disini menyenangkan sayang” saat itu Shagun dan Ashok baru saja tiba disana dan melihat Ishita sedang telfon dengan Ruhi, mereka tersenyum melihatny lalu masuk ke dalam ruang pesta tersebut, begitu sampai didalam mereka melihat Raman, dalam hati Ashok merasa kalau semuany akan menyenangkan kali ini, Nikhil langsung menemui mereka, sedangkan Raman yang baru melihat mereka langsung teringat pada kenangan lama mereka

Saat itu Ashok sedang dalam keadaan mabuk dan Raman melihat Ashok yang sedang mencoba mendekati Shagun yang notabene adalah istriny “Ashok, Raman tidak suka kalau kita semakin dekat, biarkan saya pergi”, “Aku mencintai kamu, Shagun” tanpa pikir panjang lagi Raman langsung menghampiri mereka dan menghajar Ashok dengan keras ketika Ashok mulai menyentuh Shagun, Shagun mencoba membela Ashok dan lebih peduli padany ketimbang suaminy sendiri,

Raman terkejut melihatny “Shagun, dia itu telah berbuat kurang ajar sama kau namun kau malah membantu dia ?” Raman merasa heran, Ashok lalu mengatakanny pada Raman tentang kenytaan yang sebenarny kalau Shagun mencintai diriny, Raman semakin terkejut

Sementara itu, Ishita berfikir kalau Raman tidak mempunyi sikap sopan santun, Ashok melihat Ishita yang sedang sendirian, lalu berkata pada Shagun “Lihat itu, dia masih saja sendirian meskipun datang bersama suaminy, kita berdua ini lebih baik daripada dia walaupun tanpa pernikahan, sekarang lebih baik temani dia”, “Apa kau bilang ?” Shagun tertegun “Iya, lakukan seperti yang saya katakan tadi, pergilah padany dan minta maaflah ke dia lalu bawa dia kesini

”Shagun semakin tidak mengerti “Apa maksudmu, Ashok ?” Ashok kemudian menceritakan apa rencanany untuk Ishita, Shagun tersenyum senang “Kadang kadang saya merasa saya tidak melakukan kesalahan apapun dengan memilih kau daripada Raman”, “Kadang kadang ?” Ashok tertegun “Apakah saya bisa pergi sekarang ?”, “Iyaa, pergilah” kata Ashok

Shagun segera pergi menghampiri Ishita dan berkata “Heiii kau disini juga rupany, Nikhil itu teman Raman juga” Ishita hany tersenyum “Ishita, apakah kau marah padaku ? Itu adalah hal yang lumrah, karena saya telah menykiti perasaanmu, saya minta maaf, Ishita ,,, keadaanny sangat kacau tadi, putriku sendiri telah pergi jauh dariku” Ishita hany terdiam “Aku tidak marah kalau kau menikah dengan Raman, ayooo ikutlah denganku, saya akan mengenalkan kau dengan teman temanku” Ishita menggeleng “Tidak, terima kasih, saya baik baik saja disini”, “Ayoolah, kita pasti bisa bersenang senang” Shagun bersikeras memaksa Ishita

Shagun kemudian bertemu dengan teman temanny, Ishita bisa melihat dan mendengar pembicaraan mereka “Shagun, apakah kau masih berhubungan dengan Raman ?”, “Raman rupany mempunyi perkembangan yang baik setelah meninggalkan kamu” Shagun tersenyum “Sudahlah lupakan saja, kami sudah bercerai” kata Shagun “Tapi sepertiny dia jadi nggak waras dengan cintamu itu” Shagun dan teman temanny tertawa “Apakah dia menelfon kau ?”,

“Tidak, kami ini sangat sibuk dengan hak asuh Ruhi dan dia yang memenangkanny, dia memang menginginkan hal itu karena dengan begitu dia bisa menykiti aku” kata Shagun sambil pura pura sedih “Sudahlah, lupakan saja, dia telah memiliki kehidupan yang baik saat ini, kata Nikhil, apapun itu, itu semua karena kamu, Shagun” kata teman teman Shagun, mereka lalu tertawa bersama sama

Nikhil dan Raman juga tiba disana “Raman sepertiny masih tergila gila sama kamu, Shagun”, “Kami sudah bercerai sekarang dan kami saling membenci satu sama lain” Raman mencoba meluruskan ucapan Nikhil “Kamu itu memang sama saja, kau telah merusak kebahagiaan orang lain” sela Shagun sinis “Baik, saya memang tidak ingin tinggal disini, saya benci namamu dan semua kenangan tentang dirimu” kata Raman sambil hendak berlalu dari sana, namun Nikhil mencegahny “Raman, kita baru saja bertemu setelah sekian tahun lamany, ayooo nikmatilah pestany, minumlah dulu” bujuk Nikhil,

Saat itu Ashok menghampiri mereka dan mulai menyindir Raman seperti biasa, dia meminta waktu pada Nikhil untuk ngobrol berdua dengan Raman, Raman sangat marah dan berkata “Minumlah yang banyk sampai perutmu sakit”, “Hari ini saya sudah sedikit sakit perut, kau tahu hari ini saya sangat menderita, kau sangat menykiti aku, kalau kau meminta padaku sesuatu, saya pasti akan memberikanny padamu namun Ruhi ,,, kau telah mengambil Ruhi, apakah kau tahu, betapa saya merindukanny, saya tidak akan memaafkan kamu, Raman ,,, untuk hal ini” kata Ashok sengit

“Ruhi adalah putriku, dia harus ikut denganku !”, “Kamu pikir kau memenangkan kasus ini sehingga dia menjadi milikmu ? Ruhi itu milikku ! saya akan mengambilny dengan cara apapun !” bentak Ashok “Kamu memang tidak akan berhenti menggonggong, Ashok”, “Aku langsung sakit perut begitu Ruhiku bersamamu” sindir Ashok lagi

“Itu karena saya kehilangan kendaliku ketika kau tinggal bersama Shagun” Ashok langsung tertawa dan berkata “Kamu ini memang bodoh, Raman ,,, kau tidak tahu kan kapan saya mulai kencan dengan Shagun ? Kencan kami dimulai ketika dia datang pertama kali ke pesta di rumahku, saya langsung menyukainy pada pandangan pertama” Ashok kembali membuat Raman panas “Kamu mengetahuiny sudah sangat terlambat, kami sudah sering bertemu, Shagun itu pintar dan kau bodoh, kami berdua begitu sangat dekat, hingga akhirny ketika Shagun hamil maka,,,” Raman langsung memotong ucapan Ashok

“Apa ? Katakan padaku ?”, Sudahlah lupakan saja, pestamu akan berantakan nanti” Ashok benar benar membuat Raman penasaran “Aku akan menghajarmu seperti sebelumny, Ashok ,,, katakan padaku !”, “Kamu kira Ruhi adalah buah cinta kalian berdua ? saya tahu itu kalau anak itu bukan milikmu namun milikku !” Raman terkejut dan merasa terluka perasaanny, Ashok tersenyum licik sambil berkata “Ruhi itu adalah anakku !”, “Kamu bohong !” Raman pun meradang “Aku akan kembali mengambil Ruhi, saya akan membuktikanny di sidang, kau akan selalu menjadi seorang pecundang !” sindir Ashok

Raman langsung meminum banyk wine begitu mendengar ucapan Ashok dan segera berlalu dari sana dengan amarahny, Shagun yang juga mendengar hal ini merasa heran “Ashok, kenapa kau berbohong ke Raman kalau Ruhi itu adalah anakmu ?”, “Shagun sayang, kita datang kesini bukan untuk bertemu dengan teman teman lama namun untuk menykiti Raman ! Sekarang dimanapun dia melihat Ruhi, dia akan melihat saya dan dia akan menylahkan diriny sendiri kenapa dia membawa Ruhi kerumahny ?”

Shagun tertegun “Ashok, Ruhi itu putriny Raman dan saya tahu itu benar”, “Itu tidak menjadi masalah, Raman pasti akan mempercayaiku, ayooo sekarang kita berpesta” Ashok merasa senang bisa mempermainkan perasaan Raman, sedangkan Raman masih terus teringat akan ucapan Ashok

Ishita baru tahu kalau Raman telah meninggalkan pesta dan diriny “Bagaimana kalau saya antar kau pulang ?” Nikhil mencoba menawarkan bantuan “Tidak, terima kasiih, saya akan pulang sendiri saja” Ashok dan Shagun melihat Ishita sendirian, Ashok segera menyuruh Shagun untuk mengajak Ishita bersama mereka “Rupany Raman meninggalkan istriny sendirian, kasihan ,,, ayooo kita antar dia pulang, Shagun” Shagun segera menghampiri Ishita dan pura pura bertany “Ishita, ada apa ?

 Apakah Raman sudah pergi ? Hal ini selalu saja terjadi, Raman memang tidak peduli dengan siapapun, ayooo ,,, kami akan mengantarkan kau pulang” ajak Shagun “Tidak, terima kasih, Shagun ,,, saya akan naik taksi saja”, “Tidak, Ishita ,,, ini sudah malam, tidak aman untuk seorang perempuan bepergian di tengah malam seperti ini, ayooolah” akhirny Ishita menuruti permintaan Shagun dan masuk ke mobil Ashok, Ashok tersenyum senang

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 58 dan episode selanjutnya yang tayang 29 september 2016 Mohabbatein episode 60

Subscribe to receive free email updates: