Sinopsis Mohabbatein Episode 61 (ANTV) ,30 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 61, 30 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 61 Tayang jumat 30 September 2016 dimulai dari ,Ketika Raman pulang ke rumah setelah mandi di rumah keluarga Iyer, tiba tiba tuan Bhalla menegur Raman karena telah meninggalkan Ishita sendirian dipesta, tuan Bhalla meminta Raman untuk minta maaf pada Ishita karena telah mengabaikanny “Aku tidak akan meminta maaf, ayah , pikirkan saja sendiri apa yang dia inginkan, dia bukan anak kecil lagi, saya juga tidak mengikatny dengan sebuah rantai, dia itu berpendidikan, dia itu bisa pulang ke rumah sendiri, jadi tidak usah membuat gosip” kata Raman ketus dan berlalu dari sana,

Tuan Bhalla sangat marah, nyony Bhalla mencoba untuk menghiburny, nyony Bhalla sangat mengkhawatirkan Raman yang pergi ke kantorny tanpa sarapan terlebih dulu “Ruhi, nanti nenek akan mengantarkan kau ke sekolah ya”, “Aku akan pergi ke sekolah dengan ibu Ishi, nenek” kata Ruhi kemudian Ruhi pamitan pada semua orang dan pergi bersama Ishita

Teman teman nyony Bhalla berkunjung ke rumahny dan bertany padany “Nyony Bhalla, apakah kami boleh memarkirkan mobil kami di taman ?”, “Waahh sekarang besanmu itu sekretaris umum apartemen ini ya ?” tany teman teman nyony Bhalla, nyony Bhalla kemudian menyuruh Dolly untuk mengundang Amma ke rumah mereka,

Dolly mengunjungi rumah Amma “Nyony Iyer, nyony Bhalla mengundang anda ke pesta kitty”, “Kitty ? Kami lebih suka anjing” kata Amma bingung “Bukan kucing namun pesta kitty” Mihika kemudian menjelaskan pada Amma tentang pesta kitty “Pestany ada di rumah nyony Bhalla”, “Aku tidak mau datang” kata Amma jengah

Kami akan mengadakan arisan juga, setiap orang harus memberikan 5000 rupee dan nanti seseorang akan mendapatkan sampai 1 lakhs rupee karena akan ada 20 tamu yang datang” jelas Dolly “Datanglah untuk makan siang nanti, kebetulan kami memasak makanan vegetarian juga untuk anda” kata Dolly lagi “Sampai hari ini mereka tidak pernah mengundangku, ada apa ini ? Ini pasti rencana nyony Bhalla” Amma mulai curiga “Hany ngobrol ngobrol saja, bibi , saya rasa seharusny bibi pergi ke pesta itu” bujuk Mihika

Appa datang dan menypa semua orang, kebetulan saat itu Ishita juga datang dan meminta kopi pada Mihika “Kakak, bagaimana keadaan Raman ?” saat itu Appa mendapat telfon dari seseorang dan memberikan telfon itu ke Ishita “Ini dari asosiasi Delhi Tamil, Ishu” Ishita kemudian ngobrol dengan mereka dan berterima kasih pada mereka untuk penghargaan yang diberikan untukny “Aku akan berusaha datang kesana dan menerimany namun saya tidak bisa berjanji”

Ishita benar benar merasa senang dan mengabarkan pada Amma kalau dia akan mendapat sebuah penghargaan untuk kontribusi atas kerja sosialny selama ini “Acarany malam ini, ibu , dan seluruh keluarga diundang”, “Kita semua akan pegi kesana, keluarga Iyer dan keluarga Bhalla” sahut Appa “Ishita, jangan lupa beritahu keluarga mertuamu , ayah, akan menelfon Raman”, “Ayah, biar saya saja yang menelfonny” pinta Ishita

Di kantor Raman, Raman sedang sangat marah pada karyawanny, saat itu Ishita menelfonny “Ada apa ini ?” bentak Raman, Ishita berusaha bicara semanis mungkin karena diriny sedang berada didepan keluargany “Aku ingin memberitahu sebuah kabar baik”, “Apakah kau mau meninggalkan rumahku ?” kata Raman ketus “Belum” kata Ishita manis lalu memberitahuny tentang pesta penghargaan itu “Apakah kau mau datang bersamaku ?”, “Apakah kau sedang mabuk ? kau pikir saya mau pergi sama kau ?” balas Raman sengit

“Ooooh saya bahagia sekali, kau mau datang kesana bersamaku” Ishita tidak menggubris ucapan Raman dan berpura pura kalau Raman bersikap baik padany “Aku tidak akan datang !” nada bicara Raman terdengar ketus “Datanglah tepat waktu ya, saya akan menunggu kamu” Appa dan Amma tersenyum senang melihat Ishita bahagia, Ishita lalu mengabarkan pada semua orang kalau Raman akan datang “Undang keluarga Bhalla juga” pinta Appa, sementara Raman sendiri tidak tahu penghargaan apa yang diperoleh Ishita, sedangkan Ishita juga sedang berfikir tentang ucapan Raman dan merasa kesal sambil menyebutny Ravan Kumar bukan Raman Kumar

Mihir mencoba menelfon tuan Bhalla “Paman, malam ini Ishita akan menerima sebuah penghargaan namun Raman menolak menemaniny ke acara tersebut” kata Mihir, saat itu Ishita pulang ke rumah keluarga Bhalla dan mengabarkan pada semua orang kalau diriny mendapat sebuah penghargaan, Mihir mendengar suara Ishita melalui telfon dan mendengar Ishita menyebut alamat acara itu “Kami semua tentu akan datang, Ishita” kata tuan Bhalla, tuan Bhalla langsung menyuruh Mihir “Mihir, bawa Raman ke acara penghargaan itu bagaimanapun carany !”, “Baik ! Jangan khawatir, paman , saya akan memastikanny” kata Mihir

Tak lama kemudian pesta kitty dimulai di rumah nyony Bhalla, Amma datang dan mendengar mereka menggosip, Amma kaget dan berusaha ngobrol dengan mereka, nyony Bhalla lalu mengajak Amma untuk bermain kartu,

Sementara itu Tannu tertawa terbahak bahak ketika mendengar cerita Ashok yang mengatakan pada Raman kalau Ruhi adalah anakny, Shagun terlihat kesal dengan mereka berdua “Ashok telah merusak reputasiku didepan Raman”, “Biarkan saja, Shagun , kita manfaatkan saja” kata Tannu senang “Apa kau bilang ?” Shagun tertegun, Tannu memberikan sebuah ide pada mereka “Aku akan membuatmu sebagai seorang wanita yang tidak berdaya dimana suaminy telah membawa pergi anakny, semua orang akan melihat kau seperti seorang ibu dan Ishita sebagai wanita kedua” kata Tannu senang

“Kalian harus bisa menundukkan Raman, namun apa yang saya dapatkan ?”, “Aku telah memberikan kau semuany sampai sekarang, apa lagi yang kau inginkan ?” sela Ashok menimpali pertanyan Shagun “Aku tidak tahu, saya benar benar lelah dengan semua ini” kata Shagun jengah “Kamu hany harus melakukan apa yang Tanu lakukan, Shagun” pinta Ashok “Tapi kau berjanji kalau kau akan menikahi aku”, “Tentu saja, saya akan menikahi kau begitu Ruhi berada di pihak kita, saya sangat mencintai kamu, Shagun , saya janji padamu” balas Ashok

Amma menceritakan pada semua orang kalau Ishita akan mendapatkan penghargaan “Aku rasa saya harus pergi sekarang, namun saya merasa senang bermain permainan ini bersama kalian karena semua orang kalah” kata Amma senang, kemudian semua orang pulang setelah menikmati waktu yang menyenangkan tersebut “Simmi, kau mengajari ibumu dengan sangat baik sehinggga ibu kalah namun bagaimanapun  juga ibu harus pergi ke acara penghargaanny Ishita nanti” kata nyony Bhalla

Di kantor Raman, Pathak, pengacara Raman bertany pada Raman “Tuan Raman, apakah ada masalah ?”, “Aku membutuhkan nasehatmu, bagaimana kalau saya ingin memberikan hak asuh Ruhi pada Ashok dan Shagun ?” Pathak tertegun “Apa yang anda katakan ? Ruhi itu putri anda kan ? Kenapa anda ingin mengirimkan dia kembali pada mereka ?” tany Pathak heran “Diam kau ! kau ini penasehat hukumku ! Bukan temanku !” bentak Raman “Aku bisa melihat kasus ini bahwa seorang ayah ingin mengembalikan kembali putriny pada ibuny, namun ingat tuan Raman, anda mendapatkan hak asuh Ruhi berdasarkan statement Ruhi" Raman mulai berfikir

"Hakim pasti akan menanyi anda tuan, kenapa anda mengambil keputusan ini ? Kalau boleh saya tahu, apakah tuan Ashok mengatakan sesuatu pada anda ?” Raman langsung marah “Apakah anda bisa mengatakan pada Ruhi kenapa anda membuatny menjauh dariny, apakah anda bisa mengatakan pada nyony Ishita ?” akhirny Raman meminta maaf pada Pathak “Aku butuh waktu untuk memikirkan hal ini, saya minta jangan kau katakan apa yang kita bicarakan ini pada siapapun !” Pathak bisa memahaminy dan berlalu dari kantor Raman

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 60 dan episode selanjutnya yang tayang 1 Oktober 2016 Mohabbatein episode 62

Subscribe to receive free email updates: