Sinopsis Mohabbatein Episode 64 (ANTV) ,3 Oktober 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 64, 3 Oktober 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 64 Tayang senin 3 Oktober 2016 dimulai dari ,Sesampainy dirumah, Ishita sedang ngobrol bersama Simmi, Ishita mengatakan pada Simmi kalau pengobatan yang diberikan pada bayiny itu tidak baik .Apa kau bilang, Ishu ?.Aku tadi sudah pergi kesana untuk menghentikan kamu. kata Ishita, nyony Bhalla ikut nimbrung bersama mereka dan bertany .Ada apa lagi ini, Simmi ?.Aku mengambil vaksin yang tepat, Ishu , saya tidak pergi kesana, saya pergi ke klinik Mishra, kenapa kau tidak bertany padaku ? Sudahlah, Ishita , urusi sendiri masalahmu. kata Simmi kesal .Aku minta maaf, Simmi. tepat pada saat itu Raman datang bersama temanny Ruhi, semua orang kaget begitu melihat Raman membawa anak kecil yang berbeda .Raman, siapa dia ?. Raman menoleh ke arah anak itu dan kaget, anak kecil itupun menangis

Kamu siapa ?.Aku temanny Ruhi, namaku Payal namun paman ini membawaku kesini, Ruhi masih ada di sekolah. kata Payal sambil menangis .Raman, dimana Ruhiku ?. sela nyony Bhalla .Biar saya yang menjemputny. kata Ishita sambil menegur Raman yang teledor .Kamu ini bagaimana, Raman ? Saat ini orangtua anak ini pasti cemas sedangkan Ruhi sendirian disekolah. tepat pada saat itu Ashok datang bersama Ruhi dan orangtua Payal, orangtua Payal juga menegur Raman karena kecerobohanny .Cukup ! saya minta maaf.Untung saja tuan Ashok membawa kami kesini atau saya akan menelfon polisi. kata orangtua Payal

.Kami minta maaf, sebenarny tadi ayahny Ruhi mau membawa Ruhi pulang namun terjadi kesalahan, yang dibawa bukan Ruhi namun temanny. Ishita meminta maaf pada orangtua Payal, Payal akhirny pulang bersama orangtuany, melihat hal ini Ashoka semakin senang dan semakin menghina Raman .Ruhi itu bukan anakmu, dia itu milikku, Raman.Cukup, Ashok !. bentak Raman .Kamu itu bukan ayahny, itulah mengapa kau menjauhkanny dari aku, lihat saja kau tidak akan menemukan kedamaian dimanapun, saya peringatkan kamu, saya akan mengambil Ruhi dari kamu. Ashok bergegas pergi, sedangkan Raman semakin marah

Nyony Bhalla yang merasa heran dengan sikap Raman, mencoba mengajakny bicara .Aku tidak tahu apa yang Raman lakukan ?. nyony Bhalla lalu menghentikan Raman yang hendak pergi dan memintanny untuk bicara denganny .Raman, ada apa dengan kau ? Kenapa kau marah sama Ruhi ? kau telah melewati batasanmu hari ini, Raman. Ishita juga ikut menegur Raman .Ishita, sudah diam ! Dari tadi kau juga sudah menegur dia !. sahut nyony Bhalla, tuan Bhalla juga ikutan menegur Raman .Ada apa ini, Raman ? Ibu hakim itu benar !

kau itu sama saja seperti Ashok, kau juga tidak peduli pada Ruhi. bentak tuan Bhalla .Itu semua hany kesalahan kecil saja. kata Raman sambil berlalu meninggalkan mereka .Raman sedang memikirkan ucapan Ashok yang cukup menggangguny akhir akhir ini .Apa yang harus saya lakukan ? Bagaimana saya mengatakan pada semua orang kalau Ruhi itu bukan anakku ? saya tidak bisa menghancurkan perasaan mereka, saya tidak bisa mengatakanny pada mereka.

bathin Raman gelisah, sementara itu tuan Bhalla bertany pada Ishita apakah Ruhi sudah makan ? .Sudah, dia baik baik saja, ayah. tuan Bhalla kemudian menyuruh Ishita untuk makan dulu, Ishita mengangguk mengiyakan .Oh iya, Simmi , berikan sebagian makanan ini pada pengemis.Lalu Raman mau makan apa ?. sela nyony Bhalla .Tidak ada ! Kita tidak akan memberiny makanan dan minuman dirumah.Dia itu bukan anak anak lagi, suamiku. nyony Bhalla merasa cemas

.Aku masih bisa bekerja untuk menghidupi keluargaku, dia tinggal dirumahku, dia itu seharusny tinggal dengan keluargany sendiri, tidak ada seorangpun yang akan melakukan pekerjaanny, kita semua harus mengadakan pemboikotan !. kata tuan Bhalla, Simmi dan nyony Bhalla tidak suka dengan sikap tuan Bhalla, mereka merasa kalau Ishita yang menambahkan bensin ke dalam api, runym semuany .Sekarang, saya tidak akan tinggal diam, saya akan mengawasi Ishita !. kata nyony Bhalla kesal

Malam itu Raman pulang terlambat, dilihatny tidak ada makanan apapun untukny .Apa yang terjadi pada semua orang ?. dilihatny dikamarny Ishita sedang tidur bersama Ruhi ditempat tidur, rupany ada sebuah surat yang ditujukan padany dari Ishita yang isiny malam ini Raman tidur di sofa, Raman segera merobek kertas itu dan tidur di sofa.Dia telah membuat hidupku lebih buruk daripada seekor anjing, saya akan mengawasiny. kata Raman kesal lalu tertidur

Keesokan hariny, Ishita sedang bersama Ruhi, Raman bertany pada Simmi .Simmi, kenapa semua orang dirumah ini seperti ditekan ?.Tidak ada seorangpun dirumah ini yang melakukan pekerjaan untuk kamu, semua orang dirumah ini memboikot Raman !. sahut tuan Bhalla .Raman, ayah telah menghentikan kami semua, kami tidak boleh membantumu dalam hal apapun karena seseorang. bisik Simmi .Aku tidak peduli ! Ishita, kau harus melakukan tugas sebagai seorang ibu, mengecek pelajaran Ruhi. kata Raman kemudian berlalu dari sana

Pagi itu Raman menghadiri meeting dengan penampilan yang berantakan, semua orang bergunjing apa yang terjadi pada Raman .Mungkin ini efek samping dari pernikahan. karyawan Raman bergosip ria, Raman langsung membentakny dan menyuruh mereka keluar, dalam hati Raman berkata kalau diriny akan membalas perbuatan Ishita,

sementara itu di rumah keluarga Bhalla, nyony Bhalla berusaha membuat suaminy bahagia sehingga dia bisa memaafkan Raman .Aku tahu kenapa kau melakukan semua ini, Toshi. nyony Bhalla langsung menangis dan berkata .Kasihan Raman, dia kelaparan dan kau tidak peduli padany namun saya ini ibuny.Biarkan dia mengerti betapa pentingny kita. nyony Bhalla langsung menylahkan Ishita namun tuan Bhalla membelany

Raman pulang ke rumah dan berkata .Mihir, memang luar biasa, kami makan makanan yang enak, bu.Kamu sudah makan diluar ? Ibu tidak akan membiarkan Ishita. sahut nyony Bhalla, sedangkan dalam hati Ishita berkata .Raman ini bukanny meminta maaf namun dia menunjukkan kalau dia sudah makan diluar, saya akan lihat sampai kapan perutny yang lemah bisa mencerna makanan yang berminyk. bathin Ishita

Miihir dan Mihika bertemu disuatu tempat, mereka berdua membicarakan tentang Raman dan Ishita .Kita bisa mencoba untuk membuat mereka berdua saling dekat satu sama lain. kata Mihika .Ayooo kita makan Golgappe dulu. Mihir meminta pada penjualny untuk tidak menaruh chutney (sambal dari buah buahan) yang manis ke dalamny, dalam hati Mihika merasa kalau Mihir ini sangat perhatian, hal yang sekecil itu saja, dia masih ingat .Mihir ini temanny Raman, seharusny saya tidak memikirkan dia. bathin Mihika dan tiba tiba Mihika berkata .Mihir, saya tidak ingin makan Golgappe. kata Mihika,

saat itu tiba tiba saja ada sebuah mobil yang nyris menabrak Mihika namun Mihir segera menarikny hingga tubuh mereka berdua jadi semakin dekat, Mihir dan Mihika saling memandang satu sama lain namun Mihika segera menjauh dari Mihir .Aku menelfon kau untuk membahas tentang Raman dan Ishita.Aku datang kesini juga untuk mereka. kata Mihir, Mihika segera berlalu, Mihir hany bisa menghela nafas dan berkata .Baiklah, kau mencoba membuat mereka berdua saling dekat dan saya akan mencoba untuk mendekatkan kita berdua bersama lagi seperti dulu. kata Mihir pada diriny sendiri

Di rumah keluarga Bhalla, Ishita tahu dari pembantuny kalau Raman tidak meminta bantuan dari siapapun dalam hal apapun, dilihatny saat itu Raman sedang bersiap siap pergi ke kantor untuk meeting, Raman kemudian melirik ke arah Ishita dan berkata .Tidak akan ada yang terjadi hari ini, pakaianku telah disetrika dengan rapi. sindir Raman, Ishita langsung bertany pada pembantuny .Kenapa kau menyetrika pakaian tuan Raman ?.

 pembantu itu menjawab dia tidak menyetrika, lalu Ishita bertany pada ayah mertuany .Ayah, pakaian Raman sudah rapi disetrika.Iya, ibumu yang melakukanny. kata tuan Bhalla, nyony Bhalla terlihat kesal dan berkata .Raman mungkin saja menyetrikany diluar. sela nyony Bhalla namun ishita masih berfikir siapa yang telah membantu Raman ?

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 63 dan episode selanjutnya yang tayang 4 Oktober 2016 Mohabbatein episode 65

Subscribe to receive free email updates: