Sinopsis Mohabbatein Episode 56 (ANTV) ,25 September 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 56, 25 September 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 56 Tayang minggu 25 September 2016 dimulai dari ,Ruhi mengatakan menjawab pertanyan hakim kalau diriny ingin tinggal bersama Shagun, semua orang terkejut mendengarny, Shagun sangat bahagia ketika Ruhi akhirny memilih diriny dan langsung memeluk Ruhi begitu Ruhi sudah ada didepanny, Ruhi menatap kearah Ishita yang hany bisa menangis sedih “Kita akan istirahat 1,5 jam, baru kemudian akan kita putuskan setelah itu” kata hakim sambil mengetuk paluny, Ashok tersenyum senang “Ashok, kau memang telah melakukan hal yang benar”, “Apa yang kau pikirkan ?” tany Ashok “Sekarang saya berfikir kalau kau memang sempurna untukku” puji Shagun, sementara itu Raman sangat kesal dengan keputusan Ruhi

“Ishita, kenapa Ruhi malah memilih Shagun ? Sekarang pernikahan ini tidak ada artiny apa apa untukku ! saya akan bicara dengan pengacaraku untuk menyiapkan surat perceraian kita !” saat itu Ashok menghampiri Raman dan menyindir Raman yang nampak sangat marah .Sementara itu Appa menelfon Ishita, Ishita mengatakan padanny kalau diriny sedang berada di luar ruang sidang, sedangkan Raman masih bersama Ashok “Mungkin Ishita bisa saja melarikan diri dari kamu, dia itu menyyangi Ruhi, saya rasa saya akan mengundangny kalau pengasuh kami sedang pergi” Raman sangat marah mendengar sindiran Ashok “Ishita, kau bisa datang kapan saja kalau kau mau menemui Ruhi, selamat menempuh hidup baru”, “Ashok, apa maksudny ini ?

” Ashok tersenyum licik dan berkata “Aku selalu membantu kamu, Shagun” Ishita menatap ke arah Ruhi sambil berfikir “Kenapa Ruhi memilih Shagun ? namun sepertiny dia tidak bahagia dengan keputusanny itu, mungkin Ruhi tidak ingin jauh dari ibuny, saya hany bisa berharap Ruhi selalu bahagia” bathin Ishita sedih sambil teringat akan kenangan indahny bersama Ruhi dan menangis .“Jangan menangis Ishita, kenapa kau menangis ?”, “Apa masalahmu ? Apa kau tidak bisa melihat ? saya tidak menangis untukmu, saya menangis untuk Ruhi, saya seharusny merasa bahagia karena Ruhi akan bersama ibuny, sedangkan saya melakukan pernikahan ini hany untuk Ruhi, saya kira saya akan memulai hidupku yang baru bersama Ruhi” kata Ishita sedih .

“Ruhi tidak menyyangi kau dan tidak ingin tinggal denganmu, kau tidak bisa memulai hidup barumu sekarang !” sindir Raman ketus, Ishita berharap pada Tuhan untuk membuat sebuah keputusan yang benar untuk Ruhi dan untuk kebahagiaanny .Hingga akhirny waktu istirahat pun berakhir, kasus hak asuh Ruhi di mulai lagi “Aku telah memutuskan kalau Ruhi akan tinggal bersama ibu baruny, nyony Ishita Raman Kumar Bhalla !” Shagun dan Ashok terkejut mendengar keputusan hakim, semua orang bahagia mendengar keputusan tidak terkecuali Raman dan Ishita, Ruhi pun tersenyum senang “Ibu hakim, bagaimana ini bisa terjadi ? Ruhi telah memilih saya !”

“Ruhi seharusny bersama ibu kandungny !” timpal Ashok “Ruhi telah menemui saya pada saat istirahat tadi, saya memang telah memanggilny untuk menemui aku”, “Sial !” teriak Ashok sengit “Ashok, kenapa kau tidak mengatakanny padaku, apa yang kau katakan pada Ruhi tadi ?” kata Shagun heran “Ruhi, katakan pada semua orang apa yang kau katakan tadi padaku” pinta ibu hakim .Ruhi mulai buka suara “Paman Ashok tadi membawa saya ke kamar mandi, paman Ashok bilang kalau dia puny sebuah rahasia, paman Ashok mengajari saya untuk mengatakan kalau saya ingin bersama ibu Shagun, dia bilang kalau ibu Ishita pasti akan meninggalkan aku, meskipun ayah menikah dengan seseorang .

istriny pasti akan berganti ganti, jadi paman Ashok menyuruh saya untuk memilih ibu Shagun saja” kata Ruhi dengan tatapan matany yang polos “Anda seharusny merasa malu melakukan hal ini, tuan Ashok ,,, karena perbuatan seperti ini melanggar undang undang, anda telah memanfaatkan seorang anak kecil untuk melawan satu sama lain” Ashok hany terdiam dengan perasaan kesal mendengar ucapan ibu hakim .“Kami telah memberikan keputusan ini sesuai dengan keinginan Ruhi sendiri, saya akan meninjau kasus ini secara teratur, kalau ada seseorang yang memanfaatkan seorang anak kecil lagi, saya akan menahanny dengan tuduhan pelecehan terhadap anak !” Ruhi langsung memeluk Ishita erat, Ishita sangat bahagia bisa bersama Ruhi akhirny,

Sedangkan Shagun meninggalkan ruang sidang itu dengan perasaan marah, Ashok mengikutiny dibelakang “Shagun, bagaimanapun juga dia itu anakny Raman”, “Diam kau ! kau telah menakut nakuti Ruhi dan hakim bisa melihatny !” bentak Shagun marah, mereka berdua kemudian saling bertengkar satu sama lain, Raman menghampiri mereka sambil bertepuk tangan memberikan ucapan selamat dan balik menyindir Ashok “Kamu tidak bisa menang, Ashok ,,, saya tahu bagaimana Shagun, namun saya tidak pernah mengira kalau kau akan jatuh sejauh ini“ Raman lalu mengingatkan mereka pada ucapanny sendiri “Kalian pergilah dan antarkan Ruhi ke rumahku !”, “Jangan suruh Ruhi bersama mereka, ibu yang akan pergi bersama mereka dengan Ruhi” sela nyony Bhalla “Baiklah, ibu ,,, saya akan pulang ke rumah namun Ashok harus mengantar Ruhi ke rumahku” sindir Raman lagi dengan perasaan senang .

Sementara itu Ishita sedang menelfon Amma dan mengabariny kalau dia bisa mendapatkan hak asuh Ruhi, Amma dan Mihika sangat senang “Sekarang Ruhi bisa bersamaku”, “Lalu kapan kalian akan pulang ?” tany Amma “Kami akan pulang sebentar lagi, ibu”, “Ibu akan membuatkan manisan untuk Ruhi” Amma berterima kasih pada Tuhan karena memberikan Ruhi untuk Ishita “Mulai hari ini Ishu-ku akan menjadi seorang ibu” Mihika juga sangat berterima kasih pada Tuhan .

Dipengadilan, Shagun langsung menghentikan langkah Ishita dan marah padany “Kamu ini pembohong ! kau bohong padaku dan menyembuyikan fakta kalau kau menikah dengan Raman ! kau telah mengambil seorang anak dari ibu kandungny sendiri ! kau tidak akan pernah bahagia, Ishita !” nyony Bhalla langsung menggeret Ishita agar menepi dan membelany di depan Shagun “Kamu itu tidak mempunyi hak mengatakan hal seperti itu pada menantuku ! Atau saya tidak akan membiarkan kau !” Shagun sangat marah dan segera berlalu meninggalkan mereka.

Sedangkan Ishita hany bisa menangis “Ishita, kau seharusny membalas ucapan Shagun tadi, apapun yang dia katakan ! Lain kali kau harus membalasny seperti yang saya lakukan, sekarang kau adalah ibuny Ruhi, saya perlihatkan padamu kalau seorang ibu harus bisa menjadi seekor harimau betina untuk anak anak mereka, saya akan membawa Ruhi, kau telah memberikan sambutan yang baik untuk Ruhi, dia pasti tidak akan pernah melupakan hal ini, Ishita” hibur nyony Bhalla

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 55 dan episode selanjutnya yang tayang 26 september 2016 Mohabbatein episode 57

Subscribe to receive free email updates: