Sinopsis Uttaran Episode 403 (Antv) - 7 September 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 7 september 2016 (ANTV) ,uttaran episode  403

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  403 - rabu 7 september 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  403"yang tayang hari ini pada tanggal "7 september 2016" selengkapnya dimulai dari ,Aakash : sekarang tunggu dan lihat saja bagaimana aku akan merebut Aakash darimu.
Meethi : kamu benar2 sangat rendah! Kesalahanku karena telah membiarkanmu tinggal disini. Selama ini semua orang telah menentangku, tapi aku tidak akan membiarkanmu tinggal disini lagi setelah apa yang kamu lakukan terhadap ibu hari ini. kamu juga bisa melakukan hal yang sama terhadap Aakash. Aku tidak bisa mengambil resiko sebesar itu. Aku akan turun kebawah dan menjelaskan semua ini.

Nandini : Berhenti. Jgn bermain logika tentang kebenaran dgnku. Aku bisa bertindak sejauh apapun untuk mendapatkan apapun yang kuinginkan. Hany kebohongan yang mudah diterima di dunia ini. Butuh waktu bertahun2 untuk membuktikan kebenaran. kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan tapi aku akan tetap merebut Aakashku darimu. Chameli bisa mendapatkan pria manapun. yang telah menikah ataupun yang belum menikah.
Meethi : Aku tidak akan memaafkan perbuatanmu hari ini. kamu pasti akan dihukum.
Nandini : kamu tidak puny bukti untuk melawanku. Aakash justru akan semakin bersimpati padaku.

Tanpa sadar Meethi menarik lengan Nandini yang diperban, Nandini kesakitan dan berteriak dgn ekspresi berlebihan.

Nandini : Aakash!
Aakash : Nandini? Ada apa?
Nandini : Meethi tidak sengaja menyentuh luka ditanganku. Rasany sangat sakit, aku tidak bisa menahan diriku untuk tidak berteriak. Meethi tidak salah. Itu terjadi secara tidak sengaja.
Aakash : Aku akan menghubungi dokter.
Nandini : tidak perlu.diamenyentuhny secara tidak sengaja, tapi aku tidak bisa menahan rasa sakitny.

Ekadish : Lihat itu menantu, berhati2lah sedikit.
Meethi : Itu hany sandiwara.
Aakash : Sandiwara?
Meethi : Ibu ingin mengusirny pagi ini, jadidiamelakukan semua itu untuk melindungi posisiny di rumah ini. Ibu benar, aku harusny mendengarkanmu.
Wanita ini tidak pantas tinggal di rumah kita.

Aakash : Mana mungkin itu hany sandiwara.diabisa kehilangan nywany saat menyelamatkan ibu.
Meethi : Nandini sendiri yang mengatakan semua itu padaku.dia ingin memisahkanmu dariku.
Nandini : Meethi benar. Aku mengatakanny karena aku melihat ada kebencian dan rasa tidak percaya untuk diriku dimatany. Aku sadar kalau dia mengira aku datang kemari untuk memisahkan kalian berdua. Aku menylahkan diriku sendiri agar bisa pergi jauh dari rumah ini karena pada kenytaanny tidak ada orang yang senang melihatku tinggal disini. Hany Rani ku yang senang. Karena itu aku harus pergi meninggalkan rumah ini.

Meethi : Tunggu Nandini. kamu tidak bisa pergi seperti ini. Aku yang akan mempersiapkan kepergianmu. kamu sedang terluka, aku akan mengatur segalany untukmu. Sementara itu kamu bisa beristirahat disini. Aku akan menelfon polisi, mereka akan memastikan tempatmu dibalik sel tahanan.

Aakash menentang keputusan Meethi untuk memanggil polisi ke rumah.

Meethi : Penting bagi kita untuk mengetahui yang sebenarny.

Meethi pun menelfon polisi meminta mereka datang ke rumah.

Meethi memberikan pernytaanny kepada Inspektur polisi.

Meethi : Hany Ibu dan Aakash yang bangun saat itu. Kurasa Nandini sudah mencampurkan sesuatu kedalam makanan kami. Aku, bibi Mauli, bibi Gomti dan Rani, kami semua sedang tidur.
Inspektur : Untuk apa Nandini melakukan hal seperti itu? Kenapa anda merasa Nandini adalah orang dibalik ini semua?
Meethi : Nandini sendiri yang mengatakanny kepadaku. dia sendiri yang memberitahuku kalau dia sengaja melakukan ini semua.
Inspektur : tidak ada penjahat yang mau mengakui kejahatanny. Siapa sebenarny Nandini ini? Apa hubunganny dengan keluarga kalian?
Aakash : Buktikan dulu kalau Nandini adalah orang dibalik ini semua. Kalau perlu kami akan memberitahukanmu tentang asal usul semua orang.

Seorang polisi menemukan barang bukti berupa baju dan minyk tanah, dia membawa mereka semua menuju kamar tempat dia menemukan minyk tanah tersebut.

Inspektur : Apakah ini kamar Nandini?
Meethi : Ini kamarny bibi Mauli.
Malvika : Aku tidak bersalah!
Ekadish : Tutup mulutmu!
Nandini : Ibu, kemarin aku melihat bibi Mauli memegang tempat minyk tanah. Aku bahkan bertany apa yang ingin dia lakukan dengan minyk tanah itu tapi dia memberitahuku kalau dia ingin menggunakanny untuk membersihkan noda2 di gorden.
Malvika : dia bohong!!

Ekadish menampar Malvika.

Ekadish : Nandini yang telah menyelamatkanku!
Aku sudah melakukan kesalahan besar membawamu kemari.

Malvika bicara pada Nandini sebelum dibawa ke kantor polisi.

Malvika : kamu tidak tau dengan siapa kamu sedang membuat masalah. Aku tidak akan melepaskanmu.
Nandini : Pertama2 keluar dulu dari dalam penjara. Aku mempelajari ini semua darimu. kamu sendiri yang menunjukkan jalanny padaku.

Malvika teringat saat dia menasihati Nandini untuk memanfaatkan apapun atau siapapun untuk mendapatkan Aakash.

Inspektur : Aku akan menginterogasiny. Aku akan menghubungi kalian jika membutuhkan informasi lebih.
Malvika : Kumohon, aku tidak bersalah!!.

Baca Sinopsis Uttaran 6 september 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 8 september 2016

Subscribe to receive free email updates: