Friday, September 9, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 406 (Antv) - 10 September 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 10 september 2016 (ANTV) ,uttaran episode  406

Sinopsis Uttaran Hari ini episode  406 - sabtu 10 september 2016 (ANTV)

Cerita "Uttaran episode  406"yang tayang hari ini pada tanggal "10 september 2016" selengkapnya dimulai dari ,Nandini sedang membersihkan noda darah dilantai saat Akash dan Damini masuk kedalam kamarny.
Akash : Darah?

Nandini membelakangi mereka dan menatap kearah Rani.

Rani : Bukan. Itu cat air warna merah. saya sedang menggambar lalu cat airny tumpah, Chameli sedang membersihkanny.

Nandini menyeka noda darah dilantai dengan tanganny, dia kemudian mengoleskan noda darah tersebut kedahiny yang terluka dengan gerakan yang sangat cepat. Damini melihat dahi Nandini.

Damini : Dahi mu terluka?

Rani : tidak, dahiny tidak terluka.

Rani kembali menjelaskan bahwa itu krn tangan Nandini penuh noda cat air berwarna merah.

Damini pun meninggalkan kamar Nandini krn kecurigaan mereka belum terbukti.

Akash berjalan keluar.

Nandini : Akash, bagaimana keadaan Meethi?

Akash menatap kearah Rani.

Akash : Rani, kondisi ibu Meethi mu sedang tidak baik. Seseorang sedang berusaha menykitiny. jika kamu melihat hal yang aneh atau mencurigakan dari seseorang, segera beritahu ayah.

Rani : Baiklah.

Nandini menutup pintu.

Nandini : Rani, terimakasih sudah membantuku, anak baik. kamu berbohong demi ibumu.

Rani : Ibu Meethi melarangku berbohong, tapi entah kenapa saya berbohong saat melihatmu. Bagaimana kamu bisa terluka?

Nandini : saya terluka saat memotong buah utk ibu Meethi mu.

Rani : kamu harusny bilang jika kamu terluka, tidak ada yang perlu disembunyikan. Nenek akan membawamu ke rumah sakit atau memanggil dokter kemari.

Nandini : tidak perlu memanggil dokter. Skrg saya mau membersihkan kamar.
Meethi, Akash, Damini dan Ekadish berdo'a di kuil pagi hariny.
Meethi : Maaf krn saya keras kepala nek. Jika saya tidak membiarkanmu memasang gelang suci itu mungkin hari ini saya sudah tiada.

Meethi melihat lampu ponsel yang ada didalam saku Akash menyla dan memberitahu Akash. Akash melihat layar ponselny.

Akash : 20 panggilan tak terjawab dari Vishnu? ! Akash datang ke tempat persembunyian Vishnu.

Vishnu : Akash!Aku tidak puny waktu untuk menjelaskanny, polisi sedang mengejarku. saya harus bersembunyi disuatu tempat sampai keadaanny aman.

Akash : Kita harus menemukan bukti untuk melawan Khana agar kamu terbukti tidak bersalah.

Vishnu : kamu telah bicara pada Mukhta? Dia pasti cemas.

Akash : saya telah membuatny mengerti, dia harus segera pergi ke rumah kakek. saya tau 1 tempat dimana polisi tidak bisa datang mencarimu. Ikut aku!

Akash membawa Vishnu ke rumahny.

Akash : saya tidak bisa meninggalkanmu dalam situasi seperti ini, ini semua terjadi karena diriku.

Nandini melihat kedatangan Vishnu, dia teringat saat menanykan ruangan Khana waktu itu. Nandini bicara dalam hati, "Kenapa karyawan Khana bersama Akash? Ada yang tidak beres. Apa yang dia lakukan disini? Khana dan Akash bermusuhan. saya harus memberitahu Khana". Nandini menelfon Khana dan menceritakan tentang kedatangan Vishnu.

Akash mengantar Vishnu ke gudang dan mengambilkan makanan untuk Vishnu.

Damini tidak sengaja melihat Nandini sedang mengobati luka didahiny.

Damini bicara dalam hati, "Berarti kemarin Nandini memang terluka, dia dibantu Rani untuk melindungi diri. Pasti dia yang mengirim sihir hitam kepada Meethi". Akash menceritakan kondisi Meethi kepada Vishnu.
Akash : saya tidak percaya pada sihir hitam, tapi saya lihat sendiri kondisi Meethi membaik setelah dibacakan do'a. Nenek bilang orang yang melakukanny ada di rumah ini. Manthan Mai memberitahuny bahwa orang yang melakukan sihir hitam itu akan terluka jika sihirny gagal. Kami semua mencurigai Nandini, tapi tidak ada luka ditubuhny.
Akash lalu menerima telfon dari Damini yang memberitahu apa yang baru saja dia lihat.

Akash : Vishnu, jangan tinggalkan ruangan ini sebelum saya memintany.

Damini dan Akash masuk ke kamar Nandini, kepala Nandini diikat dengan kain putih.

Damini : Permainanmu sudah berakhir. saya sudah tau jika kamu adalah orang dibalik ini semua.

Akash : Kenapa kamu menutupi dahimu?

Nandini : saya sedang sakit kepala.

Akash : Lepaskan kain itu. Nenek puny obat yang manjur untuk mengobatiny. Atau kamu sedang menyembunyikan bekas luka?

Nandini : Kenapa semua orang menylahkanku atas semua hal yang tidak benar? kamu bisa memeriksany sendiri.

Damini melepas kain dikepala Nandini.

Damini : Lihat. .

Damini terkejut, tidak ada bekas luka didahi Nandini.

Nandini : Apa ada bekas luka didahiku? Akash, kamu bisa langsung mengusirku keluar dari rumah ini jika memang ada.

Damini : Maafkan aku.

Nandini : Tidak apa2.

Gomti berlari memanggil Akash.

Gomti : Akash! Ada polisi didepan pintu rumah kita!
Inspektur memperlihatkan surat perintah penangkapan Vishnu kepada Akash.
Inspektur : Kami harus tau apakah kamu menyembunyikan penjahat bernama Vishnu Kashyap di rumahmu.

Damini dan Ekadish terkejut melihat kedatangan polisi, Akash memberi pengertian kepada mereka.

Akash : Polisi menerima info yang salah. Mereka hany ingin memeriksa sebentar.

Akash menemani polisi memeriksa kedalam rumah, sebisa mungkin dia menghindari gudang tempat dimana Vishnu bersembunyi. Damini bertany-tany apakah Vishnu sedang dalam masalah. Nandini tersenyum melihatny dan bicara dalam hati, "Kita akan segera tau yang sebenarny. saya tidak mengerti kenapa Akash menyembunyikan Vishnu di rumah ini". Inspektur melihat kearah gudang.

Inspektur : Sebentar Tuan Akash, tempat apa itu?

Akash : Itu adlh gudang, kami tidak pernah membukany.

Inspektur memaksa ingin memeriksa isi gudang. Akash tidak puny pilihan lain selain pasrah, dia menunggu diluar ketika para polisi masuk kedalam gudang. Polisi tidak menemukan Vishnu didalam gudang.

Inspektur : Tuan Akash, maaf telah merepotkanmu seperti ini, saya hany melakukan tugasku.

Akash sedikit terkejut mengetahui bahwa Vishnu tidak ada di gudang, dia pun mengantarkan polisi keluar.

Akash bicara sendiri, "kenapa Vishnu tidak ada di rumah? ". Akash masuk kedalam mobil, Vishnu tiba-tiba muncul dari bangku belakang.

Vishnu : Akash!

Akash : Vishnu? kamu disini? Kpn kamu keluar dari gudang? saya benar-benar takut jika kamu sampai tertangkap hari ini.

Vishnu : saya merasa haus dan diam-diam pergi ke dapur, lalu saya melihat polisi berdiri didepan pintu rumah. saya sadar jika polisi datang kemari hany untuk mencariku. saya lompat dari jendela dan bersembunyi disini saat kamu membukakan pintu. Kurasa mereka tidak akan memeriksa bagian luar lagi karena mereka sudah melakukanny sebelum masuk kedalam. Bagaimana bisa polisi datang kemari? tidak seorangpun yang tau jika saya ada disini.

Akash : Khana telah tau semua rencana kita, karena itu dia menjebakmu dalam kasus penggelapan uang. Dia tau bahwa kamu akan datang menemuiku jika kamu berhasil kabur dari polisi.

Nandini mengangkat telfon dari Khana.

Khana : Vishnu tidak ada ditempat Akash!

Nandini : untuk apa saya bohong? saya lihat sendiri dia masuk kedalam rumah bersama Akash!Kurasa Akash menyembunyikanny disuatu tempat. jangan cemas, saya pasti akan menemukanny.

Baca Sinopsis Uttaran 9 september 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 11 september 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 406 (Antv) - 10 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email