Tuesday, September 13, 2016

Sinopsis Uttaran Episode 410 (Antv) - 14 September 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 14 september 2016 (ANTV) ,uttaran episode  410

Sinopsis Uttaran Hari ini episode 410 (Antv) tayang rabu 14 september 2016  dimulai dari ,Nandini : kamu terlihat berbeda hari ini, namun kenapa kamu tampak sangat marah?
Nandini berjalan kearah meja rias dan menyembunyikan apel didalam laciny.

Nandini : kamu terlihat lebih baik saat kamu bersikap manis (Meethi). Meethi berbalik saat mendengar Nandini menutup laci meja rias, namun Nandini langsung mengalihkan perhatian.

Nandini : Apa kamu telah menemukan bukti untuk melawanku? Atau kamu sedang mencari kesalahan lain yang telah saya lakukan?

Meethi : Waktuny sdh habis. sekarang waktuny melakukan hal yang lain.

Meethi menampar Nandini.

Nandini : Beraniny kamu menamparku!!

Meethi : Kecilkan suaramu!Atau saya akan menampar pipimu yang satuny lagi lebih keras. Sdh cukup kesombonganmu!Kau fikir saya akan duduk diam tidak akan melakukan apapun? saya telah tau segalany. saya menyukai Chameli yang kuberi tempat tinggal disini, namun saya merasa jijik melihatmu hari ini, kenapa kamu melakukan semua ini? Hany untuk mendapatkan Akash? kamu tidak akan bisa mendapatkan apapun.

Meethi : kamu bersiap-siap untuk menghancurkanku namun saya masih hidup dan berdiri dihadapanmu hari ini. saya baik-baik saja. Tany kenapa? !Tany!!

Nandini : Kenapa?

Meethi : Karena suamiku ada bersamaku, keluargaku ada bersamaku. kamu berusaha merebut Akash dariku namun dia masih bersamaku. kamu kira kamu bisa mendapatkan suamiku dan keluargaku? Itu tidak akan pernah terjadi!Kau tidak bisa merebut cinta milik orang lain.

Meethi : kamu berusaha menghancurkan keluarga yang memberimu tempat tinggal dan kehormatan? Memalukan! kamu fikir kamu akan berhasil menghancurkan keluarga kami? Itu tidak akan pernah terjadi selama saya masih hidup. Keluarga ini akan baik-baik saja selama Meethi masih hidup.

Meethi : saya yang membawamu masuk kedalam rumah ini, namun hari ini, Aku, Meethi Chatterjee, istri dari Akash Chatterjee, memerintahkanmu keluar dari rumah ini sekarang juga!! Meethi mendorong Nandini keluar.

Nandini : Baiklah. saya akan meninggalkan rumah Bundela sekarang juga, namun jgn lupa, saya tidak akan pergi sendirian. saya akan membawa putriku Rani bersamaku. kalau Rani pergi bersamaku, maka dia akan keluar dari rumahmu selamany. sekarang kamu harus memutuskan, saya tetap tinggal di rumah ini atau pergi bersama Rani
Nandini masuk kedalam kamar Rani namun Rani tidak ada disana. Rani sedang berada di taman depan rumah.
Rani : Chameli menyembunyikan patung dewa Ganpati milik ibu Meethi disini, kenapa dia melakukanny? saya akan mencariny!

Rani mulai menggali tanah mencari patung dewa milik Meethi.

Nandini terus menunggu Rani sambil bicara pada diriny sendiri, "Aku harus menemui Rani dan memberikan apel beracun ini kepadany. Dia akan memberikan apel ini kepada Meethi yang akan berujung pada kematian. Seluruh harta kekayaan akan jatuh ketanganku". Nandini pergi keluar mencari Rani.

Ambika dan Sankrant kembali ke Mumbai.

Ambika : Sankrant, saya mau mengunjungi dokter dulu. Kita telah terlalu lama bepergian.

Sankrant : Baiklah. Kita akan pergi sama2.

Ambika : Tidak Sankrant. kamu harus pulang duluan. Buatlah sandiwara bahwa saya tidak kembali, lalu saya akan datang dan mengejuntukan semua orang.

Sankrant : kamu mau pergi sendiri?

Ambika : saya hany pergi memeriksa kandungan. saya merasa malu membicarakan beberapa hal dihadapanmu. Wanita tidak bisa membicarakan beberapa hal didepan suaminy. Berikan saja sejumlah uang padaku, saya akan menemui dokter, menyewa taksi dan sampai ke rumah.

Sankrant : Baiklah.
Nandini turun kebawah ketika Mukhta, Meethi dan Akash sedang membicarakanny.
Mukhta : Chameli! Kami baru saja membicarakan dirimu. Ups, bukan Chameli, Nandini. Nandini Chatterjee, impianmu menjadi Nandini Chatterjee bukan? saya tidak percaya kamu adalah Chameli yang pernah saya jumpai pertama kali, yang rela mengorbankan diriny demi diriku, saya pun bisa memberikan kehidupan yang lebih paik kepada putrimu. Setelah semua itu tercapai hari ini, dia mendapatkan sebuah keluarga, rumah dan kedua orangtua, kamu justru memanfaatkanny untuk menentang Meethi.

Nandini ingin meninggalkan tempat itu namun Mukhta menahan lenganny.

Mukhta : saya sedang bicara denganmu!

Meethi : Biarkan saja dia, tidak ada gunany bicara denganny.

Mukhta : Diam dulu Meethi. Akulah penyebab semua ini. Semua ini berawal dari diriku. saya yang pertama kali bertemu dengan Chameli dan membawany masuk kedalam hidupmu. Semakin Nandini bersikap rendah, semakin tinggi derajat Meethi.

Nandini : kamu tidak tau apa yang telah saya lewati. Seperti dalam neraka. Setelah bertahun-tahun akhirny saya dapat kesempatan untuk memulai hidup yang baru. Membayangkan kehidupan yang baru bersama orang yang saya cintai.

Akash : Nandini! Jangan melewati batas! saya tetap diam sampai sekarang karena saya menghormati rumah ini!

Nandini : Akash, ada apa denganmu? saya adalah Nandini mu. saya adalah cinta pertamamu.

Meethi : Nandini!!

Nandini : kamu sangat mengenalku, Akash. kalau saya tidak meninggalkanmu dulu, akulah yang akan menjadi istrimu, bukan Meethi! kamu orang yang cerdas, kamu sangat tau peraturan pernikahan. 2 orang istri tidak bisa tinggal dalam 1 rumah. Hany saya atau Meethi yang akan tinggal di rumah ini!

Meethi dan Mukhta terkejut mendengar ucapan Nandini, Nandini tetap menolak meninggalkan rumah itu.

Di taman depan rumah, Rani terus menggali tanah mencari patung Dewa Ganpati milik Meethi, ia terluka saat melakukanny, namun Rani bertekad mencariny sampai dapat demi ibu Meethi ny. Rani terus menggali.

Meethi : kamu benar. dua pedang tidak bisa berada dalam 1 sarung. kamu fikir kamu bisa mendapatkan Akash? telah kukatakan ribuan kali, Akash adalah suamiku dan dia hany mencintaiku! saya bahkan bicara dengan menurunkan levelku setingkat denganmu agar kamu mengerti maksudku, namun kamu tetap tidak mengerti. Pahamilah 1 hal dengan jelas. Rani adalah putriku. Akash dan saya telah mengadopsiny secara sah! Kami lah orangtuany. Dia tidak boleh pergi dari rumah ini.

Nandini : Darahku mengalir dalam urat nadi Rani. kamu tau itu. saya adalah ibuny Rani, bukan kau. kamu atau siapapun tidak bisa menghentikanku, termasuk Dewa.

Rani akhirny menemukan patung Dewa Ganpati milik Meethi, ia bersorak gembira.

Nandini : saya yang telah melahirkan Rani. kamu tiba-tiba datang dan menjadi ibuny? kamu ingin merenggut hak ibuny?

Meethi : saya tidak merenggut hak apapun darimu.

Mukhta : Nandini, kamu memang telah melahirkan Rani, namun jangan lupa siapa yang mengorbankan nywany demi menyelamatkan Rani. Meethi menyelamatkanny saat dia hampir dijual. Meethi yang menunjukkan impian dari masa depan yang baik kepada Rani, bukan kau!!

Nandini : saya tau. saya tidak akan pernah melupakan kebaikan Meethi. saya hany ingin mengatakan 1 hal, saya akan tinggal ditempat Rani tinggal. kalau kamu melarangku tinggal disini lagi, maka Rani harus ikut pergi denganku!! Sesaat kemudian Rani masuk kedalam rumah dan mendengarkan pembicaraan mereka.


Baca Sinopsis Uttaran 13 september 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 15 september 2016

Artikel Terkait

Sinopsis Uttaran Episode 410 (Antv) - 14 September 2016
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email