Sinopsis Uttaran Episode 413 (Antv) - 17 September 2016

Film "Uttaran" merupakan film yang berasal dari Negara India dengan genre Drama. Film ini disutradarai oleh Ketan Dubey dan diproduseri oleh Pintoo Guha bersama Rupali Guha. Film ini dibintangi oleh artis cantik Rashmi Desai, Tina Dutta, dan Tina Dutta. Film ini akan tayang di Channel AnTv.Serial TV Uttaran ini sementara sudah ditayangkan pada tahun 2008 lalu di Colors Tv India, namun baru kali ini akan ditayangkan di Indonesia. Melihat jadwal tayang nya yang mencapai 1549 episode, bisa ditebak kalau jadwal main 1 episodenya akan begitu lama juga.Dalam film Uttaran ini,anda akan di hibur dengan aksi-aksi yang romantis dan kisah cinta yang romantis.

Sinopsis Uttaran Hari Ini 17 september 2016 (ANTV) ,uttaran episode  413

Sinopsis Uttaran Hari ini episode 413 (Antv) tayang sabtu 17 september 2016  dimulai dari ,Meethi menyusul Mukhta kedalam kamar.
Meethi : Masih ingat saat kamu diminta berbagi kamar ini denganku untuk pertama kaliny?

Mukhta teringat betapa marah diriny saat Tuan Takhur memintany tidur sekamar dengan Meethi.

Meethi : Banyk kesalahpahaman yang terjadi diantara kita. Saat kamu mencintai seseorang yang namany disandingkan dengan namaku.

Mukhta teringat saat Tapasya menemukan kertas dengan tulisan V? M.

Meethi : Semua kesalahpahaman itu sudah diperbaiki dan skrg kita saling menyyangi seperti saudara kandung.
Mukhta : tidak masalah kalau denganmu, namun tidak dengan Ambika. kamu ialah bagian dari keluargaku. saya tidak akan pernah bisa menerima Ambika atau ibuny.

Meethi : Ingat, kamu ialah putriny Tapasya!Kita diberi warisan persahabatan Ichcha dan Tapasya!Ibumu pernah membenci ibuku selama bertahun-tahun namun akhirny semua itu berubah menjadi kasih sayang. Persahabatan mereka semakin kuat. Mereka tidak bisa dipisahkan. Jantung ibuku berdetak didalam tubuh ibumu skrg.

Meethi : Persahabatan mereka sekuat itu. Kita harus terus menjaga persahabatan itu. Hubungan antara putriny pelayan dan putriny majikan sangat kuat. Kita harus belajar memaafkan dari ibu kita. Kita ialah putriny Ichcha dan Tapasya. Apa yang bisa kita pelajari dari ibu kita kalau kita tidak bisa memaafkan orang lain? Tidakkah kamu berfikir bahwa kita harus melakukan sesuatu yang bisa membuat ibu kita bangga?

Muncul adegan flashback Ichcha dan Tapasya kecil berpelukan, Meethi dan Mukhta pun berpelukan. Mukhta akhirny mengangguk, dia setuju untuk menerima Ambika.Khana melihat Vishnu dan Akash di kantor polisi, dia fikir polisi sudah berhasil menangkap Vishnu, namun polisi justru menarik kerah baju Khana.

Khana : Lepaskan aku!

Akash menunjukkan flashdisk tersebut pada Khana.

Akash : kamu sudah membunuh Aslam Khan hany demi ini. Seluruh perbuatanmu sudah terekam didlm flashdisk ini.

Polisi menarik Khana kedalam sel.

Khana : saya tidak akan melepaskan kalian!Ingat Akash Chatterjee, Nandini akan menghancurkanmu!.
Sementara itu, Mukhta dan Ambika berpelukan.
Nenek : Semoga kamu tidak melakukan kesalahan.

Mukhta : tidak nek. Inilah yang dilakukan ibuku dan ibu Ichcha. Mereka sama-sama menjaga hubungan dengan semua org. saya melakukan hal yang sama.

Ambika : saya janji pada kalian, saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Ambika meneteskan air mata atas semua kebaikan Meethi. dia meminta maaf atas kejahatan yang selalu dia lakukan kepada mereka semua.Ditempat lain, Rani sedang menggendong manav, dia memberikan Apel beracun kepada manav sebagai mainan. Lalu mereka menuju kakamar atas.Ditempat Malvika dipenjara, dia diperbolehkan keluar sel karena ada tamu yang yang datang. Alangkah senangny Malvika saat mengetahui tamu yang datang adalah putriny, Ambika. Kemudian mereka berpelukan.

Ambika memberi kejutan kepada Ibuny, dia menunjukkan siapa yang datang bersamany. Meethi, Mukta, dan Nenek datang bersamany. Semua datang dengan senyuman, hany nenek yang datang dengan wajah cemberut.Malvika sedikit terkejut dengan kedatangan mereka. Namun juga terharu.Sementara itu, Rani sedang asik dengan si imut manav. dia meletakkan apel diatas meja, sementara dia mengambil semua mainan yang ada agar membuat manav senang. Rani sangat senang karena manav begitu sibuk dengan mainan-mainan yang diberikany, Kemudian dia duduk dibelakang manav.

Tak berselang lama rani teringat apel yang dia letakkan di atas meja, dekat dia duduk sekarang. Kemudian Rani meraih dan memakany. dia merasakan ada yang aneh dengan rasany, namun dia tetap melanjuntukan menikmati apel itu.Setelah beberapa gigitan, Darah mulai keluar dari hidung Rani. lalu dia berteriak minta tolong namun tak ada yang mendengar. Sampai akhirny Rani tak sadarkan diri.Meethi dan Mukta dikagetkan dengan suara tangisan manav saat mereka baru saja pulang. Dengan cepat mereka masuk kedalam kamar. Alangkah terkejutny Meethi saat melihat rani tersandar dipinggir tempat tidur.

Meethi kebingungan dengan kondisi rani saat itu. Sedangkan Mukta segera menggendong manav yang saat itu sedang menangis keras-keras.Meethi mencoba membangunkan Rani, Namun usahany sia-sia. Kemudian dia melihat Apel digenggaman rani. Meethi berteriak memanggi Akash, sambil membopong Rani keatas kasur.Kemudian Meethi menghubungi Dokter.Keesokan hariny Rani bangun di pagi hari. Dan tiba-tiba, Pengaruh apel masih ada, Rani merasakan sakit perut yang sangat parah. Rani mulai berteriak-teriak.

Nandini sangat senang mengetahui ilmu hitamny telah berjalan, tanpa mengetahui bahwa putriny yang menjadi korban.Meethi dan Ekadish kaget melihat Rani pingsan dan memanggil Akash. Mereka lalu membawa Rani ke rumah sakit.Nandini syok tahu Rani dilarikan ke rumah sakit. Nandini langsung menuju ke kamar ICU. Meethi melarang Nandini masuk ruang ICU. Nandini bertany apakah Rani makan apel. Mendengar apel, Meethi syok. Akash menampar nandini. Akash memaksa Nandini bicara jujur.

Khanna mendapat jaminan dan bebas dari penjara. Khanna menelepon dukun wanita. Khanna bilang akan datang menemui dukun. Sementara di rumah sakit, Meethi minta Nandini mengajakny bertemu dukun untuk menyelamatkan nywa Rani.meethi dan Nandini pergi menggunakan taksi.Meethi : Tidak ada waktu untuk panik Nandini. Berdo'alah agar Rani selamat.Meethi melihat patung Dewa Ganpati berukuran kecil didalam taksi, dia pun berdo'a untuk kesembuhan Rani.

Nandini : saya menyesal atas semua perbuatanku. saya sudah kehilangan akal hingga meminta bantuan sihir hitam.

Supir taksi mendengarkan percakapan mereka, dia tiba-tiba menghentikan taksiny.

Supir : saya puny solusiny. Ayahku pernah berkata, hany ular suci yang bisa menyelamatkanmu kalau kamu terkena sihir hitam. kalau kamu memberi susu kepada ular itu dan dia meminumny, maka putrimu akan selamat.
Nandini : Itu tidak mungkin. saya pernah mencobany, tidak lagi. Tolong kemudikan saja taksiny.
Meethi : Tolong bawa kami ke kuil ular itu.

Dokter memberitahu Akash bahwa kondisi Rani semakin memburuk.

Vishnu : Bawa Rani ke dokter spesialis yang lain.
Dokter : saya sudah membicarakanny kepada semua dokter ternama namun mereka semua berkata bahwa kesempatan Rani untuk bertahan hidup sangat kecil.

Nandini dan Meethi berjalan ke kuil ular, Meethi menuangkan kendi berisi susu kedalam mangkuk dan berdo'a.

Meethi : saya tidak percaya pada takhyul namun saya sangat yakin kepada Dewa. Putriku sedang dalam masalah. Tolong dengarkan do'aku dan selamatkan putriku.

Meethi menutup matany sejenak, seekor ular mendekat kearah mereka. Meethi dan Nandini menydari kehadiranny.Ular tersebut menegakkan kepala dihadapan Meethi, Meethi hany diam sambil memegang mangkuk susu.

Guru Ma memulai pooja ny.

Di ruang ICU, Rani memanggil-memanggil nama Meethi dengan nafas tersengal2.

Rani : Ibu Meethi . Ibu Meethi. .
Suster yang menjagany langsung keluar mencari Akash.
Suster : Permisi, siapa itu Ibu Meethi? Rani berkali-kali menyebut "Ibu Meethi"
Akash : Meethi adalah ibuny.

Suster : Tolong segera hubungi dia.
Meethi dan Nandini mendengar ucapan seorang pendeta yang sedang memberitahu seorang ibu dan anak tentang kekuatan dalam do'a.
Pendeta : Dewa akan mengabulkan semua harapan orang yang berjalan diatas bara api ini.

Meethi : saya harus melakukanny demi Rani. saya bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan nywa putriku. Hari ini saya harus membuktikan bahwa kebaikan akan menang melawan iblis.

Nandini : Jangan Meethi.
Meethi : Jangan hentikan aku, ini semua demi putri kita.
Meethi berdo'a sebelum melangkahkan kaki diatas bara api.
Meethi : Oh Dewa, tolong beri saya kekuatan.

Meethi merasa kesakitan saat melangkah. Pada saat yang bersamaan, Guru Ma yang sedang melakukan pooja merasa gelisah, dia menutup telingany karena terganggu dengan suara-suara gaib.Meethi terus melangkahkan kakiny dengan susah payah. Usaha Meethi berjalan diatas bara api mulai menunjukkan hasil, Rani menggerakkan jari dan kembali bernafas.

Lilin ditempat Guru Ma tiba-tiba jatuh lalu membakar sehelai kain. Api dengan cepat merambat keseluruh ruangan, Guru Ma berteriak histeris lalu tak sadarkan diri.Meethi akhirny menyelesaikan pooja ny, Nandini membantu Meethi berdiri.

Nandini : Kenapa kamu menykiti dirimu sendiri?

Meethi : saya bisa melakukan apapun demi Rani ku.

Suster memanggil dokter dan memberitahu bahwa Rani kembali bernafas. Dokter merasa takjub melihat keajaiban ini, suster kembali memasang alat bantu pernafasan dan infus Rani. Dokter kemudian memberitahu berita gembira tersebut kepada Akash.

Dokter : Ini belum pernah terjadi sebelumny dalam ilmu medis. Putrimu hidup lagi!

Damini : Apa?

Airmata Akash kini berubah menjadi airmata kebahagiaan, dia pun memeluk dokter sambil tersenyum.
Meethi : Rani, kamu mau bicara dengan ibumu sekali saja?
Rani : Tidak mau. Dia bukan ibuku, kamu ibuku.

Meethi : Nandini sangat menyyangimu.

Rani : saya tidak ingin bertemu Chameli. Dia sangat jahat. Dia sudah melakukan kesalahan kepadamu.

Meethi melihat Nandini sedang mengintip dari luar. Nandini berjalan meninggalkan kamar Rani.

Meethi : Nandini, kamu mau pergi kemana? Temuilah Rani.

Meethi membawa Nandini masuk kedalam.

Meethi : Rani, ibumu ingin bicara denganmu.

Rani : Tidak mau. saya tidak ingin bicara denganny.

Meethi : Rani, semua orang bisa melakukan kesalahan. Ibumu juga bisa melakukan kesalahan. Dia sudah mengakui kesalahanny. Orang yang baik selalu memaafkan kesalahan orang lain.

Rani : Tidak mau. saya tidak akan pernah memaafkan kesalahanny.

Meethi : kamu juga pernah melakukan kesalahan. Ibumu juga memaafkan kesalahanmu bukan?

Rani : namun bu. .

Meethi : Tidak ada tapi2, jawab saja pertanyanku. Siapa yang sudah merawatmu sejak lahir sampai kamu bertemu dengan ibu Meethi mu? Siapa yang sangat menyyangimu? Siapa yang memikirkan kebahagiaanmu? Siapa yang menjauhkanmu dari orang-orang jahat?

Rani : Chameli itu jahat. Dia hany tau bagaimana cara membenci, dia benar-benar sudah menykitimu.

Meethi : saya dan Nandini sudah berteman sekarang. Dia tidak membenciku lagi. Ya kan Nandini?

Nandini : Ya.

Meethi : Rani, apakah kamu mau memaafkan ibumu? kalau kamu menyyangiku, maka kamu harus memaafkan ibu Nandini mu.

Nandini menjewer kupingny sendiri.

Nandini : Bonekaku, maafkanlah aku.

Rani : Baiklah, saya maafkan. Bilang terimakasih dulu.

Nandini : Terimakasih.

Rani : Sama2.

Nandini dan Rani sama-sama menangis.

Nandini membelai kepala Rani dan mencium tanganny.

Nandini : saya sudah mengerti 1 hal, saya tidak bisa menyyangimu seperti ibi Meethi mu. Ibu Meethi mu sangat baik. Mulai sekarang kamu akan tinggal denganny. saya sangat jahat, namun saya janji tidak akan menyusahkan ibu Meethi dan ayahmu lagi. saya akan terus berdo'a untuk mereka. saya tidak akan memaafkan siapapun yang ingin menykiti mereka. saya bersumpah, saya bisa memberikan nywaku pada mereka.

Rani tersenyum, Nandini memelukny untuk yang terakhir kaliny.

Baca Sinopsis Uttaran 16 september 2016 dan Episode selanjutnya di  Sinopiss Utarran 18 september 2016

Subscribe to receive free email updates: