Sinopsis Mohabbatein Episode 66 (ANTV) ,5 Oktober 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 66, 5 Oktober 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 66 Tayang rabu 5 Oktober 2016 dimulai dari ,ketika Ishita mendengarkan pembicaraan antara Ibu. Bhalla dengan Raman. Raman dan ibuny menangis. Ibu Bhalla mengatakan Ruhi membutuhkan cinta mu, berikan dia cinta mu. Raman mengatakan bagaimana saya akan memberitahu semua orang bahwa salah satu yang mereka cintai bukan milik mereka. Raman mengatakan cukup, saya harus mencari tahu kebenaranny, saya harus mencari tahu yang putriku adalah Ruhi, bahkan Ruhi sendiri harus tahu siapa yang ayahny.

Pagi hari, Raman berbicara dengan dokter dan mengatakan saya akan tiba dalam waktu satu jam. Raman melihat Ruhi dan mengatakan ayah akan membawakanny, sambil tersenyum padany, apa keingin mu nak. Raman mendapat rambut Ruhi di tanah. Raman mengambil rambut dan membawa ke dokter. Raman mengatakan ini sampel rambut putri ku, saya berharap ini cukup untuk Tes DNA. Raman mengatakan dia adalah putriku Ruhi Bhalla.

Dokter bertany lalu mengapa kamu ingin melakukan tes ini. Raman teringat atas apa yang dikatakan Ashok kepadany. Dokter mengatakan kita memerlukan sampel darah mu. Raman mengatakan saya siap untuk memberikan sampel darah. Dokter meminta dia untuk memberikan sampel di laboratorium. Raman melihat hubungan manis antara ayah dan anak yang datang ke laboratorium Patologi. Raman berpikir soal Ruhi.

Ia teringat perkataan dari Ibu. Bhalla. akhirny Raman meremukkan kertas sampel itu dan pergi dengan berpikir apa yang dia pikirkan. Raman mengatakan kalau Ruhi bukan milikku, saya masih tetap ayahny. Raman mengatakan saya tidak bisa mengambil kebahagiaan orang tua ku. kalau saya tidak bisa memberikan cinta untuk Ruhi, tapi saya bisa mendapatkan cinta untukny. Raman mengatakan mengapa saya harus tahu kebenaranny, saya tidak puny nyli untuk menanggung kebenaran ini.

Akhirny raman datang ke dokter dan mengatakan saya tidak ingin melakukan tes DNA. Raman mengatakan dia adalah putriku dan ini sampel rambut anak ku. saya minta maaf dan pergi. Ibu Bhalla bersama Ruhi mengerjakan tugas matematika. Ishita pulang dan berbicara kepada Ruhi dengan gembira. Ishita mengatakan saya membeli grocrey. Ibu Bhalla mengatakan saya ini sudah mengelola rumah sejak 35 tahun, jadi saya tahu bagaimana mendapatkan makanan untuk anak-anak ku.

Ruhi bilang saya akan mengerjakan tugas ku dengan Ishita. Ishita bilang maafkan aku, hari ini saya benar-benar sibuk, saya harus pergi ke Amma, karena dia sedang sakit. Ishita meminta kepada Ibu Bhalla agar Ruhi mengerjakan tugasny. Ibu Bhalla membawa Ruhi denganny. Ishita tersenyum. Malam ny, Ruhi merasa mengantuk. Ruhi bertany di mana Papa. Ishita mengatakan kamu kehilangan dia.

Ruhi mengatakan kita biasany makanan bersama, ia pun selalu hadir, tapi kali ini dia hany mengatakan kamu tidur, saya akan ke pesta. Ishita mengatakan memungkinkah kita memanggilny. Ruhi berkata kamu ingin berbicara padany, namun dia tidak ingin berbicara dengan ku. Ishita berkata siapa yang mengatakan itu kepada mu, dia itu mencintai mu. Ruhi mengatakan apa kamu berbicara denganny.

Ishita mengatakan baiklah, kamu menghubungi nomor ny. Panggilanny tidak tersambung. Ishita mengatakan jangan khawatir, mungkin dia sibuk. Ishita mengatakan ganti pakaian mu, pasti nanti dia akan datang. Ishita berpikir kemana Raman. Raman datang ke rumah Shagun. Dia sedang mabuk. Raman bertany kepada Shagun. Shagun terkejut melihat Raman datang di kamarny. Shagun bertany kamu di sini, apa yang kamu lakukan. Raman bertany dimana Ashok. Raman mengatakan kalian berdua telah menghancurkan hidupku.

Raman mengatakan kamu telah menghancurkan hidupku sejak 6 tahun yang lalu. Shagun merasa takut melihat kemarahanny. Raman mengatakan kamu membuat anak ku benci kepada ku. kamu mengambil kebahagiaan keluarga ku. Raman bilang saya tenang karena saya memiliki Ruhi, karena dia alasan ku untuk hidup, kamu mengambil dia. Katakan padaku kamu yang mengatakan bahwa ruhi bukan anaku, saya akan membunuhmu.

Raman bilang saya menikah dengan Ishita karena Ruhi, keluarga ku mencintai Ruhi. Dia mengatakan mengatakan yang sebenarny. Shagun mendorong Raman berjalan. Shagun meminta pembantu untuk membawakan air untukny. Shagun memanggil Ashok dan mengatakan kepadany bahwa Raman datang dan marah, mengapa kamu mengatakan bahwa Ruhi bukan putriny, ia akan membunuh ku, segera datang. Ashok merasa bahagia dan mengatakan saya merindukan kejadian seperti ini.

Shagun bilang saya akan memanggil polisi. Ashok mengatakan melakukan apa yang saya katakan. Ishita datang ke kantor untuk mengetahui Raman, namun dia tidak di kantor, jam 03:00 ny. Shagun merasa khawatir dan berpikir siapa yang akan mengatakanny. Shagun ingin mengatakan kepada Mihir, tapi Shagun tidak suka dia. Akhirny Shagun memanggil Ishita dan mengatakan datang ke sini dan bawa Raman. Dia ada sini. Ishita terkejut.

Shagun menceritakan segalany kepada Ishita dan mengatakan padany bahwa Raman telah berbuat nakal denganny. Shagun menceritakan sebuah kisah palsu, bahwa Raman mengatakan dia mencintaiku dan tidak mencintai mu Ishita. Shagun mengatakan dia tidak ingin melihat ku bahagia. Jadi Dia mengambil putri ku. Ini tidak benar. Shagun mengatakan silakan tanykan saja pada suamimu, saya menelepon polisi, tapi saya tidak melakukanny untuk mu dan keluarga my.

Ishita pergi ke kamar tidurny. Shagun tersenyum. Ishita terkejut melihat Raman mabuk dan berbaring di tempat tidur. Shagun mengatakan lihat kondisi ny, silakan bawa dia. Ishita berkata Raman bangun. Ishita membawal Raman dan pergi. Ishita membawa Ruhi kepada Ibu Bhalla. Ishita menegur Raman karena dia telah membuat masalah ini di rumah Shagun. Ishita bertany kepadany mengapa kamu pergi ke rumah Shagun. Raman mengeluarkan sebuah amplop dan lihat itu.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 65 dan episode selanjutnya yang tayang 6 Oktober 2016 Mohabbatein episode 67

Subscribe to receive free email updates: