Sinopsis Mohabbatein Episode 82 (ANTV) 20 Oktober 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 82, mohabbatein 20 Oktober 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 82 Tayang kamis 20 Oktober 2016 dimulai dari ,Pagi itu Shagun membangunkan Adi, Adi melihat wajah ibuny pertama kali “Hari ulang tahunku pasti akan yang terbaik ! Ibu sangat beruntung untukku”, “Ibu selalu ada untukmu sayang” kata Shagun lembut “Aku mencintaimu ibu”, “Selamat ulang tahun sayang” Ashok juga bersikap manis pada Adi “Lihat bagaimana kami akan merayakan hari ulangtahunmu hari ini ?”, “Terima kasih, ibu ,ibu memang yang terbaik !” kata Adi senang

Di rumah keluarga Bhalla, Ishita melihat begitu banyk makanan dibuat, Ishita secara diam diam mengemas bekal makanan “Kakak, ada yang bisa saya bantu ?” sela Rinki yang tiba tiba muncul di dapur “Tidak usah, saya sedang menyiapkan bekal makanan untukku” saat itu ponsel Ishita berdering,  Ishita segera mengangkatny dan berkata “Baiklah, saya datang” sementara itu Raman keluar dari kamar dan berkata “Hari ini ulang tahun anakku Adi” saat itu Mihir menelfon Raman

Raman, kau baik baik saja ?” Raman yang masih kesal dengan sikap Ishita berkata “Aku tidak bisa melupakan hari ini, hari ini ulang tahunny Adi”, “namun hari ini kau ada meeting penting, Raman” Raman sedang memikirkan Adi begitu mendengar kabar dari Mihir “Aku akan bicara denganmu nanti, Mihir” Raman pun menangis dan berkata “Adi ayah bahkan tidak bisa mengucapkan selamat ulang tahun padamu, ayah sangat menyyangimu, nak” kata Raman sedih

Di rumah Ashok, Ashok sedang ngobrol dengan Shagun “Adi sekarang usiany telah 11 tahun, pestany harus yang luar biasa , Shagun jangan lupa atur semuany” pinta Ashok “Aku telah menyiapkan sarapan favouritemu, pan cake dan saya juga telah mengundang semua teman temanmu” kata Shagun dengan senyum manisny “Ibu, saya harus menelfon seseorang dan mengundangny secara pribadi” pinta Adi “Hari ni saya merasa ideku akan terjadi karena pestany akan sangat luar biasany” kata Ashok senang

Sementara itu Amma sedang mengkhawatirkan Ishita “Vandu, ibu sangat khawatir sekali, sepertiny ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi pada hari ini”, “Apakah mungkin Ishita dan Raman akan bertengkar hebat, ibu ?” sahut Vandu “Kenapa adikmu itu tidak mengatakanny pada kita, sepertiny dia itu tidak biasa”, “Jangan berfikir yang macam macam, ibu , nanti kalau dia datang kesini, saya akan mengajakny bicara” hibur Vandu,

Saat itu diluar rupany Ruhi dan Shravan sedang bertengkar, Amma dan Vandu segere merelai mereka berdua, nyonya Bhalla dan tuan Bhalla keluar dari apartemenny untuk melihat apa yang terjadi “Ruhi, ayooo pukul dia lagi !” pinta nyonya Bhalla “Ruhi, minta maaf pada Shravan !” tegur tuan Bhalla, akhirny Ruhi menurut dan meminta maaf “Aku minta maaf” kata Ruhi, Vandu juga meminta Shravan untuk minta maaf, nyonya Bhalla malah membentak Shravan “Nilu ! Bawa Ruhi ke dalam rumah !”  perintah tuan Bhalla “Ruhi itu bicarany seperti kamu, Toshi ! Dia itu belajar dari kamu”, “Lalu memangny kenapa ?

nyonya Bhalla nyolot “Shravan ini saudarany, dia akan mengatakan kalau nenekny yang mengajariny untuk berkelahi, kita harus mengajariny apa itu kebaikan”, “Baiklah” kata nyonya Bhalla santai .Mihika pulang kerumah sambil ngobrol dengan seseorang ditelfon, Rumi menatap kearahny “Kenapa kau kelihatan cemas, Mihika ?”, “Pekerjaan baru dan begitu banyk masalah yang ada” kata Mihika cemas “Waaah selamat ya !” Mihika kemudian mengatakan pada Rumi tentang perayaan hari holi .

Aku sedang dalam masalah, Rumi” Mihika semakin cemas,  Rumi malah tertawa dan berfikir kalau ini merupakan kesempatan yang baik untuk menjadi pahlawanny Mihika “Jangan cemas, Mihika , saya pasti akan menolongmu”, “Waah terima kasih sekali, kau memang sangat manis” puji Mihika “Sekarang ayoo kita pergi, pegang saya erat erat” mereka kemudian pergi dengan motor Rumi

Di dalam apartemen, nyonya Bhalla meminta Ruhi dan Shravan untuk makan halwa bersama sama “Kita jadi sahabat baik sekarang”, “Iyaa, nyonya Iyer, saya telah membuat sayuran untuk kalian semua karena hari ini hari ulang tahunny Adi, cucuku” kata nyonya Bhalla,  kemudian Nilu memberitahu nyonya Bhalla kalau Ishita telah mengambil beberapa makanan tersebut ke klinikny “Kenapa dia membawany sangat banyk ?” tany nyonya Bhalla heran, saat itu Amma dan keluargany pamitan pulang, nyonya Bhalla semakin heran ketika mengetahui kalau Ishita membawa ayam juga

Saat itu Raman sedang melihat foto Adi dengan tatapan penuh haru, tiba tiba Raman mendapat telfon dari Adi, Raman sangat senang, Adi masih mengingatny “Apakah saya mengganggu kau ?”,”Tidak, Adi , bagaimana keadaanmu ?” tany Raman penuh haru “Aku baik baik saja”, “Ayah sangat merindukan kau dan ayah mau mengucapkan selamat ulang tahun” kata Raman dengan perasaan bahagia “Kamu ingat juga rupany, saya kira kau lupa”, “Bagaimana ayah bisa lupa, nak , kau adalah anak pertama ayah” kemudian Adi mengundang Raman untuk datang ke pesta ulang tahunny,

Raman sangat senang mendengarny “Aku ingin merayakanny dengan semua orang dan istri barumu juga” Raman menangis bahagia ”Jika kau menginginkanny, kami semua akan datang ke pesta ulang tahunmu” Raman lalu berjanji akan membawa semua orang dan berterima kasih pada Adi karena telah mengundangny “Sampai ketemu jam 7 tepat malam nanti” Adi kemudian menutup telfonny, sementara Raman sangat senang dan berkata “Adi ingin saya bersama diriny di pesta ulang tahunny ini”

Di rumah Ashok, Ashok mendengar pembicaraan Adi dengan ayahny, Ashok lalu bertany “Adi, ada apa ?”, “Semuany telah diatur dengan baik”, “Aku akan memberikan sebuah kejutan untuk kamu” hibur Ashok “Aku akan melihatny nanti”, “Sekarang pergilah berbelanja dengan ibumu” Adi bergegas pergi meninggalkan Ashok, sedangkan Ashok berkata pada diriny sendiri dengan nada sinis  “Raman akan mendapatkan sebuah kejutan yang sangat besar hari ini” kata Ashok, sementara Raman berkata pada diriny sendiri “Hari ini saya akan memberikan semuany untuk kau yang tidak dimiliki oleh anak yang lain

Raman kemudian menyuruh semua staff karyawanny untuk membeli hadiah yang terbaik untuk Adi dan juga video games .Di apartemen, nyonya Bhalla sedang melihat beberapa anak anak sedang bermain, nyonya Bhalla kangen pada Adi, cucuny, saat itu Dolly, tetangga nyonya Bhalla datang menemui nyonya Bhalla, tidak lama kemudian Raman menelfonny dan memberitahu ibuny kalau Adi menelfon diriny “Tadi Adi menelfon aku, ibu , dia meminta kita semua datang di pesta ulang tahunny” nyonya Bhalla sangat senang mendengarny “Mungkin Adi telah mengerti tentang aku”,

Bagaimana pun juga dia itu darah dagingmu, Raman , Adi kita ingin bertemu dengan kita semua, saya sangat senang, Raman” sahut nyonya Bhalla “Bersiap siaplah jam 6 sore nanti, saya akan menjemput kalian”, “namun ibu tidak bisa ikut, Raman , karena kaki ibu retak” kata nyonya Bhalla sedih “Baiklah, ibu” Raman kemudian mengakhiri telfonny,

Setelah menelfon ibuny, Raman lalu menelfon Ishita dan memintany untuk bersiap siap untuk datang ke pesta “Adi mengundang kita ke pesta ulang tahunny jadi kita harus pergi kesana, jangan terlambat ! namun ngomong ngomong dimana kau ?”, “Aku sedang ada di klinik, saya sedang ada operasi penting, jangan tunggu aku, saya mungkin terlambat” Ishita langsung menutup telfonny, Raman sangat marah “Aku mempunyi tugas penting dari pada ini” kata Ishita sambil melihat ke arah bekal makanan yang dibawany

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 81 dan episode selanjutnya yang tayang 21 Oktober 2016 Mohabbatein episode 83

Subscribe to receive free email updates: