Sinopsis Mohabbatein Episode 88 (ANTV) 26 Oktober 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 88, mohabbatein 26 Oktober 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 88 Tayang rabu 26 Oktober 2016 dimulai dari ,Pappu : mereka akan segera datang, gadis-gadis mengambil waktu, mereka akan sampai dalam 30 menit.
Rumi : siapa namany, bagaimana saya akan mengidentifikasi mereka.
Pria : ia ialah Pinky dan berbicara denganny manis.
Rumi : biarkan ia datang. Trisha tiba di pesta Holi.
Raman : Mihir mana Trisha.
Mihir : saya sedang menungguny, biarkan saya meneleponny dan bertany. Rumi melihat Trisha dan berpikir itu ialah Pinky.
Rumi : kamu datang sangat terlambat.
Trisha : kamu tahu aku.

Rumi : ya, saya sedang menunggu untukmu, datang semua orang sedang menunggu untukmu. Rumi memanggil Mihika.
Mihika : gadis itu datang.
Mihika : membuat ia siap , semua penari siap. Rumi membawa Trisha ke ruangan.
Trisha : mengapa kamu membawaku ke sini.
Rumi : saya dari panitia, pergi berganti pakaian dan bersiap-siap.
Trisha : saya bukan penari.

Rumi : Pappu benar, ia ialah ratu drama.
Trsiha : kamu gila.
Rumi : kamu tidak tahu aku, lakukan seperti yang saya katakan, pergi dan bersiap-siap. Rumi mengunci Trisha. Adi tiba di acara Holi.
Aditya : ibu yang baik di sini, saya akan menerapkan warna kepadany. Seorang anak laki-laki mengatakan Papa .
Raman : Adi.

Raman melihat dan ternyta itu orang lain. Pria itu berbicara kepada anakny dan meminta anakny untuk mewarnai anak perempuan.
Pria : saya sedang menunggu ia untuk tumbuh, yang perasaan terbaik.
Raman : ya, saya tahu. Raman melihat Adi datang
Raman : saya akan datang dalam dua menit.
Adi : wajah semua orang yang berwarna, bagaimana saya akan melihat ibu. Shagun melihat Adi.
Shagun : saya akan mendapatkan dia. Ashok menghentikan Shagun.
Shagun : sekarang apa.
Ashok : biarkan Raman menemuiny.

Shagun : apakah kamu yakin.
Ashok : ya, ketika Adi menykiti Raman, saya merasa senang,aku membenci Raman, ini aka. indah. Raman menunjukkan Adi kepada Mihir.
Raman : saya membawa warna dan di mobilku bawalah. Raman menghentikan Adi.
Raman : selamat hari holi Adi.
Aditya : oh, kamu juga di sini. Mihir membawa warna.
Mihir : bagaimana kabarmu, selamat hark holi dan maap saya terlambat mengucapkan selamat ulang tahun, baik untuk melihatmu.
Raman : Adi bahwa ketika kamu kecil, kamu marah tentang warna , saya membawa warna ini untukmu.

Aditya : saya bukan anak-anak.
Raman : bagi aku, kamu akan selalu menjadi anak-anak.
Aditya : di mana istri barumu.
Raman : kamu tidak menyukainy, jadi ia tidak datang, bagiku kamu dan Ruhi ialah hidupku dan tidak ada hal-hal lain.

Shagun memanggil Adi.
AdiTya : maaf, ibuku
Raman : berhenti , ambil hadiah yang saya bawa untukmu. Aditya mengambil itu.
Aditya : terima kasih. Adi memeluk Shagun.
Shagun : selamat hari holi. Shagun memberi warna pada Adi. Adi berjalan dan bermain holi dengan Shagun.
Ashok : Raman bahwa kamu tidak akan memenangkan hati Adi.
Aditya : ayah Ashok datanglah.
Ashok : anakku memanggilku, menyenangkan untuk bermain dengan anak-anak. Raman marah.

Ibu Ishita dan Ibu Raman bersama-sama.
Ibu Raman : menghentikan musik yang buruk ini, saya sedang mengalami sakit kepala.
Ibu Ishita : baiklah, saya akan menghentikanny , akan kita bermain catur.
Ibu Raman : sekarang kamu akan mematahkan pikiranku, saya tidak tahu catur, yang bukan permainan, itu tampak seperti dua orang gila duduk dan menatap.
Ibu Raman : baikah , pikiran kamu ialah hiper, saya akan memberitahu kamu doa Ramayan.
Ibu Raman : apa lagi yang di tas ini.

Ibu Ishita : saya membawa banyk hal.
Ibu Raman : Tuhan ada di hatiku, jadi saya tidak perlu mendengarny, saya sudah melihat Ramayan di Tv, saya ingin tidur sekarang.
Ibu Ishita : baiklah, beristirahat, akau akan memainkan musik santai untukmu.
Ibu Raman : saya terjebak, ia membalas dendam.
Ishita, Simmi, Parmeet, Vandu, Shravan dan Ruhi datang dalam acara Holi.
Vandu : Mihika melakukan persiaoan yang baik, saya berharap Bala datang.
Ishita : dimana Raman.

Simmi dan Vandu berdebat seperti biasa. Simmi memakaikan warna untuk Vandu dan Vandu berteriak kamu gila. Keduany jatuh.
Vandu : kamu Gila
Simmi : kamu tidak tahu bagaimana untuk bersenang-senang, kamu seperti bore besar.
Vandu : bagaimana beraniny kau. Simmi menantang Vandu. Vandu setuju. Mihika meminta Rumi tentang penari.
Rumi : penari tidak setuju.
Mihika : saya akan membawany.
Vandu dan Simmi minum Thandai dan mabuk oleh efek bhaang. Vandu minum 5 gelas dan Simmi 8 gelas. Vandu minuman satu sama lain. Simmi minuman dengan kendi langsung. Parmeet datang dan memberitahu Vandu 6 ny, tidak 7.

Parmeet : memiliki satu dengan tanganku.
Vandu : tidak. ia membuat minumanny. Mereka tertawa. Mihir menunggu Trisha. Mihri mendapat panggilan Trisha.
Mihir : apa.
Rumi datang untuk mengetahui bahwa penari tidak bisa datang.
Rumi : maka siapa yang saya kunci di ruang hijau. Mihika membuka ruang hijau dan Trisha menegur Mihka.
Trisha : saya tidak tahu pria tinggi mengunciku, saya bukan penari. Mihir datang.
Mihir : Trisha.

Trisha melihat Mihir dan memelukny. Mihika memandang mereka. Mihir melihat Mihika.
Mihir : maaf Trisha apakah kamu baik-baik saja.
Trisha : jika ini ialah London, saya akan mengirim orang-orang ini ke penjara.
Mihika : saya minta maaf dari sisiny, saya pikir ia bingung. Mihika pergi.
Mihir : datang, mari kita pergi dan menikmati malam ini.

Adi berbicara kepada Shagun.
Shagun : apa kamu katakan kepada Raman.
Aditya : saya bertany kepadany tentang Ishita dan ia berkata ia hany untuk Ruhi dan ia tidak mencintainy, saya tidak peduli.
Ashok : tlihat di sana, ia ialah istri baru Raman, Raman mengatakan ia tidak di sini tapi lihat ia di sana dengan Ruhi, langkah ibumu.
Aditya : ia berbohong kepada saya lagi. Aditya Marah.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 87 dan episode selanjutnya yang tayang 26 Oktober 2016 Mohabbatein episode 89

Subscribe to receive free email updates: