Sinopsis Mohabbatein Episode 93 (ANTV) 31 Oktober 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 93, mohabbatein 31 Oktober 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 93 Tayang senin 31 Oktober 2016 dimulai dari ,Bala : mengapa Raman meminta kamu untuk meminta maaf.
Ishita : Adi ialah kelemahanny.
Bala : ya, ini masalahny, kamu tahu masalah, Raman akan menydari bahwa Adi membuat ia lemah.
Ishita : ini akan mempengaruhi Ruhi.
Bala : harus sedikit bersabar, suatu hari nanti Raman akan baik, menunggu untuk beberapa waktu, mengingatkan ia mengapa kamu menikah denganny , kamu harus memberiny ruang, biarkan ia melakukan apa yang ia inginkan , saya akan pergi sekarang, Vandu menungguku.

Bala pergi. Ishita pulang. Ishita datang ke Ruhi dan melihat perubahan ny.
Ishita : kamu berubah pada kita sendiri, kamu sudah tumbuh, gadis yang baik , minum susu karena kamu tidak makan malam.
Ruhi : kamu bercerita di sekolahku dan kamu memberitahu bahwa Papa mencintaimu, namun Ishita : ya, papa mengasihi kita.
Ruhi : tidak, ia membuatmu merasa buruk.
Ishita : tidak masalah, lihat aku, saya sama.
Ruhi : mengapa Papa mendapatkan begitu banyk marah dan bagaimana ia berbicara dengan kamu seperti itu.

Ishita : Papa mencintai kamu dan keluargany.
Ruhi : ia tidak mencintaimu. Ruhi menceritakan tentang temanny yang orang tuany selalu bertengkar, kemudian ibuny pergi meninggalkan ia dan suaminy.
Ishita : saya tidak akan meninggalkanmu , saya sayang kepadamu dan kadang-kadang saya marah padamj, dengan cara yang sama suami dan istri saling mencintai.
Ruhi : saya tidak melihat cinta kamu dan Papa.
Ishita : dalam kamu , Kita melihat cinta di dalam kau.

Ishita memeluk Ruhi. Raman mendengar semua ini dan sedih. Raman melihat Ishita dan Ruhi. Raman berpikir tentang kata-kata Ishita bagaimana Ishita meminta maaf kepada Adi dan orang tuany. Raman berpikir tentang kata-kata Ruhi. Ibu Raman melihat Raman terjaga.

Raman : mengapa kamu duduk dalam kegelapan , apa yang terjadi.
Raman : saya tidak dapat tidur.
Ibu Raman : saya ingin berbicara denganmy, bagaimana keadaanmu.
Raman : saya baik-baik saja.
Ibu Raman :aku pikir kamu sudah tumbuh, saya ibumu dan memahamimu. Raman memeluk Ibuny. Raman menangis.

Ibu Raman : apa yang terjadi, ibumu masih hidup, katakan padaku.
Raman : mengapa semua rasa sakit di nasibku, mengapa hal ini terjadi denganku , apa yang saya lakukan, saya mencintai, itu salah, saya ingin cinta dari anak-anakku, apa itu salah, Shagun meninggalkanku dan sekarang Adi jauh dariku. Ibu Raman menangis.
Raman : saya ingin bertemu dan memeluk Adi, mengajariny hal-hal yang baik dan memarahi ia ketika ia salah, yang tidak kesalahanny, ia ialah anak yang baik namun Shagun dan Ashok mengisi racun di dalam hatiny , saya marah pada diriku sendiri karena begitu tak berdaya, saya melakukan kesalahan, saya membawa Ishita dan membuatny meminta maaf kepada Shagun, karena saya merasa Adi akan menerima saya sebagai ayahny.

Ibu Raman : mengapa.
Raman : saya puny alasan yang tidak dapat mengerti, Adi ialah anak pertamaku, ia membuat saya seorang ayah, saya mencintai Shagun ketika ia lahir dan saya percaya pada cinta , saya ingat segalany, ketika ia membuka matany untuk pertama kaliny, ketika ia memanggil ku Papa untuk pertama kaliny, Adi memberi saya kebahagiaan itu, saya mengutuk diriku sendiri bahwa saya mengabaikan Ruhi untuk Adi, saat Ruhi datang, Adi sudah pergi , saya lupa bahwa Ruhi juga layak cintaku, saya melakukan banyk kesalahan,aku sudah berjuang dengan diriku sendiri setiap hari. saya bukan Raman, namun ayah yang keras kepala dan tak beruntung , tak berdaya yang ingin cinta dari Adi dan tidak dapat memberikan cinta untuk Ruhi.

Raman : bagaimana saya melakukan kesalahan ini, dan mengapa saya tidak bisa memperbaiki itu , mengapa saya tidak bisa memberikan penjelasan, mungkin karena Adi mengambil semua cinta dariku, ketika Ruhi lahir, cintaku berubah menjadi kebencian , saya harus mengajari mereka menjadi ayah mereka namun Ruhi mengajari ku hari ini bahwa kebencian bisa dimenangkan hany dengan cinta.

Aku tahu yang saya lakukan salah dengan Ishita, namun saya egois karena cinta untuk Adi , saya menghukum Ruhi karena tidak mendapatkan , Ruhi melihat saya melakukan kesalahan seperti itu dan saya jatuh di matany.
Ibu Raman : seorang ayah ialah pahlawan untuk anakny , saya mengerti segalany, ia ingin cinta darimu.
Raman : saya akan menjadi seorang ayah yang baik , dimata yang tak berdosa saya menemukan diriku , saya akan meminta maaf kepada Ishita, saya tidak ingin jatuh dimata Ruhi.

Pagi ny, Ayah dan Ibu kembali dari jalan pagi. Ibu Raman melihat mereka dan senang melihat Ibu Ishita jatuh.
Ibu Ishita : saya pikir saya keseleo. Ayah Ishita mengangkat dan memelukny. Simmi datang .
Simmi : apa yang terjadi.
Ibu Raman : Tuan Iyera mengangkat Istriny. Ibu Raman tertawa.
Simmi : bagaimana romantis, saya rindu, kamu benar cemburu, Papa tidak bisa mengangkat kamu , atau punggungny akan rusak.
Ibu Raman : pergi dan membuat Parmeet sarapan. Ibu Raman berencana untuk diet dan menjadi ramping dan pintar sehingga Suaminy juga dapat mengangkatny.

Raman datang ke Ruhi dan melihat ia tidur.
Raman : saya sudah mengecewakanmu, namun saya berjanji bahwa saya akan membawa senyum di wajahmu , saya akan melakukan apa pun untukmu, dan juga meminta maaf kepada Ishita , sulit untuk membuat Ishita bahagia. Apa yang harus dilakukan.

Baca cerita sebelumnya Sinopsis Mohabbatein episode 92 dan episode selanjutnya yang tayang 1 November 2016 Mohabbatein episode 94

Subscribe to receive free email updates: