Sinopsis Mohabbatein Episode 115 (ANTV) 22 November 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 115, mohabbatein 22 November 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 115 Tayang selasa 22 November 2016 dimulai dari ,semua orang menunggu Raman dan Ishita. Tuan Bhalla bertany kepada ibu. Bhalla apa kamu puny ide, mengapa Ishita meninggalkan rumah. Ibu Bhalla mengatakan tidak, ia membuat ku marah, kadang-kadang bertindak begitu cerdas dan kadang-kadang begitu bodoh. Raman pulang bersama dengan Ishita. tuan. Bhalla bertany kepada Raman apa yang terjadi dengan Ishita. Ishita bilang saya tahu kamu memiliki banyk pertanyan dan saya akan memberikan semua jawaban tapi saya ingin semua orang berada di sini.

Simmi mengatakan baiklah dan meminta Romi untuk memanggil Parmeet. Parmeet datang dengan tegang. Raman mengatakan saat ini memberitahu kita apa itu. Ibu Bhalla mengatakan memberitahu kita kemana kamu sepanjang malam. Raman mengatakan bicaralah, semua orang sedang menunggu, apa yang terjadi. ia bilang saya tidak bisa tinggal di sini karena saya merasa terancam karena Parmeet.Dia mengatakan ia mencoba untuk menganiaya aku. Simmi mengatakan kamu mulai lagi, ibu.

Bhalla menjelaskan kamu ini salah paham. Raman mengatakan hentikan, tidak ada yang memberitahu ku tentang hal ini. Ishita mengatakan saya akan memberitahu segalany sejak awal. ia mengatakan kepada Parmeet dan menceritakan segalany sejak awal. Semua orang terkejut. Raman tampak tertegun. Adegan kilas balik Parmeet dan Ishita ditampilkan. Raman mengatakan berhenti Ishita, jika kamu berpikir seperti ini, kenapa kamu tidak memberitahu saya dan meminta bantuan pada ku.

raman bilang saya membantuny karena sebagai menantu rumah ini, cerita Dubai ny itu semua salah, ia telah melecehkan seorang wanita. Simmi mengatakan cukup.Ishita bilang saya tahu kebenaranny hari ini tentang Sarika. Ishita mengatakan saya pikir saya akan memberiny kesempatan kedua karena ia adalah suami Simmi dan memiliki seorang putri. ishita bilang saya akan pulang dan berbicara denganny dihadapan Simmi dan ibu. Bhalla. ishita mengatakan saat ia pulang, tidak ada seorang pun di rumah saat mereka pergi untuk menonton film dan parmeet menunggu ku untuk menangkap ku sendiri.

ishita mengatakan bagaimana ia berusaha untuk menganiaya diriny. Simmi teriakan ada, simmi mengatakan ia berbohong. Raman meminta Simmi untuk tutup mulut. Raman mengatakan bagaimana kamu di penjara di kantor polisi hari ini. Ishita mengatakan saya berlari dari sini karena khawatir, saya tidak tahu apa yang harus dilakukan, tidak ada seorang pun di sana, jadi saya pergi ke Sarika. ia mengatakan Sarika menolak untuk membantuny ia menunjukkan ibuny yang sedang sakit.

Kilas balik adegan: ishita mencoba meyakinkan Sarika untuk membantuny. ishita bilang ia membawa Sarika ke kantor polisi untuk keluhan tentang pelecehan perempuan. ishita mengatakan kepada Sarika sebagai saksi. Sarika merubah pernytaanny dihadapan inspektur. Ishita terkejut. Sarika menylahkan Ishita untuk semuany. Sarika memberikan keterangan yang baik dalam mendukung Parmeet dan menentang Ishita mengatakan ia mengancam akan membunuh ibuku. Ishita mengatakan sekarang saya mengerti, mungkin Parmeet telah mengancamny untuk mengatakan ini. Ishita ditangkap pada pernytaan Sarika ini.

Ishita memberitahu semua orang bahwa Parmeet melakukan ini, ia takut sampai-sampai Sarika mengubah pernytaanny, semua kesalahan datang pada ku dan saya tidak berdaya, jadi saya menelepon Bala karena saya mendapat kesempatan untuk menghubungi satu nomor. Simmi mengatakan bagaimana berani kamu bingkai suami ku, Parmeet tidak bisa melakukan ini, kamu melakukan banyk kenikmatan pada kami, tapi ini saya tidak akan lupa, kamu harus berpikir tentang anak ku.

Parmeet mengatakan cukup Simmi. Parmeet,  teleponny di atas meja. parmeet mengatakan jika ia berarti saya melakukan hal yang buruk terhadapny, maka ia benar. ia mengatakan ia benar. Ibu Bhalla mengatakan tidak, saya tidak percaya padany. Parmeet bertindak tidak bersalah dan mengatakan baik-baik saja, saya menerima dosa-dosa ku, saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi, saya akan terima semua tuduhan ini. Simmi mengatakan jangan melakukan hal ini. Beritahu kami bagaimana ia terhadap mu, jelaskan.

Parmeet bilang saya sedang pergi. Semua orang menghentikanny. Parmeet mengatakan mengapa saya harus tinggal di sini, apa kesalahan ku untuk datang ke sini. ia bilang saya minta maaf saya bakal…. Simmi meminta Ishita jangan melakukan hal ini terhadap dia. Ishita mengatakan tolong mengerti, ini adalah kebenaran. Parmeet bilang saya tidak akan memberikan penjelasan apapun, jika kamu perlu bukti, lihat mobile. Simmi melihat ponsel. Simmi menampar Ishita. Raman mengatakan kepada Simmi . Ishita menangis dan melihat Simmi.

 Simmi mengatakan demikian ini adalah kebenaran yang ingin kamu tunjukan, ishita ketakutan terhadap Parmeet dan kamu mengirim pesan kepada Parmeet. ia menunjukkan pesanny. Simmi mengatakan kepada Ishita, kamu adalah seorang yang kotor. simmi membaca pesan. Raman terkejut. Ishita bilang saya tidak menulis semua ini.Ibu Bhalla mengatakan pesan tersebut tertulis nomor mu. Parmeet mengatakan saya telah menghapus banyk pesan. ishita mengatakan Raman ia tidak menulis ini. Parmeet mengatakan ishita mencoba untuk mendekati aku, namun saya menolak, tapi ia datang mendekat kepada ku.

 saya datang ke sini setelah bertahun-tahun dari Dubai, ia mencoba untuk datang kepadaku, saya tinggal di sini untuk mengatakan bahwa ini tidak benar. Ishita mengatakan Raman percayalah. Simmi meragukan kepada Ishita dan mengatakan kamu yang mengenakan gaun pendek tanpa kehadiran Raman untuk merayu Parmeet. Ishita mengatakan ponsel saya tidak dengan ku. Raman mengatakan cukup, memberi teleponny kepadaku.

 ia mengatakan akankah kamu periksa. ia mengatakan ya, mengapa kamu takut jika kamu tidak bersalah. ia memeriksa pesan dan Parmeet berpikir bagaimana ia telah menggunakan telepon yang ia tinggalkan di rumah. Ia senang bahwa Raman akan percaya padany melihat pesan.Raman bertany apa ini, bagaimana Parmeet tahu kita tidak memiliki hubungan apapun antara kami. Semua orang terkejut.

raman mengatakan kamu katakan dihadapan semua orang. raman mengatakan semuany publik sekarang, saya tidak bisa memutuskan siapa yang benar atau salah. Simmi ejekan Ishita dan mengatakan kamu jatuh begitu rendah, kamu seperti seorang wanita yang buruk. Ishita menangis melihat Raman.

Baca Episode selanjutnya yang tayang 23 November 2016 Mohabbatein episode 116

Subscribe to receive free email updates: