Sinopsis Mohabbatein Episode 116 (ANTV) 23 November 2016

Drama serial "Mohabbatein" merupakan film India yang di tayangakan oleh ANTV. Film ini merupakan salah satu dari banyak film India yang telah ANTV tayangkan .Mohabbatein tayang di Indonesia untuk kedua kalinya pada 1 agustus 2016 yang dulu pernah juga ditayangkan oleh RCTI dengan judul RUHI TERSAYANG pada tahun 2015 akhirdan sekarang telah banyak mendapat kan penggemar seperti film Uttaran .Film Mohabbatein adalah film romantis yang mengisahkan percintaan pria dudu dan perempuan cantik yang merupakan seorang dokter .

Sinopsis Mohabbatein Episode 116, mohabbatein 23 November 2016

Sinopsis "Mohabbatein" (ANTV) Episode 116 Tayang rabu 23 November 2016 dimulai dari ,Simmi memarahi Ishita, yang mengatakan kamu itu seperti seorang wanita yang buruk. namun Ibu Bhalla mengatakan benar, ibu benar tentang Ishita, ia adalah ratu drama dengan karakter yang buruk. Appa, Amma, Mihika pulang bersama Ruhi. Mereka berbicara tentang ulang tahun Shravan ini. Amma berkata kepada Bala yang merasa khawatir karena menerima kabar yang sangat darurat dari temanny.

Sementara, Ibu Bhalla yang menegur Ishita dengan mengatakan kamu datang ke sini hany untuk kehidupan Ruhi, tapi  saya tidak bisa membiarkan kehidupan anak ku rusak karena mu, pergilah dari rumah kami sekarang. Amma dan Appa mendengar ibu bhala yang berteriak kepada Ishita dan mereka pun segera datang ke sana. Mereka terkejut melihat ibu. Bhalla yang memperlakukan ishita seperti ini.

Ishita meminta mereka untuk pergi. Sementara Amma bertany kepada Raman apa yang terjadi, apa semua ini. Amma mengatakan ibumu menylahkan Ishita, mengapa. Raman meminta appa untuk membawa Ruhi ke dalam. Ibu bhala mengatakan kamu pulang. Simmi mengatakan memberitahu mereka kebenaran-ny bahwa Ishita menylahkan Parmeet atas penganiayaan. simmi mengatakan kepada Amma, bahwa Ishita mencoba untuk memiliki suatu urusan yang tidak lazim dengan Parmeet. simmi mengatakan kepada mereka, semuany.

Amma dan Appa terkejut mendengarny. Raman mengatakan Appa kamu bisa pergi. Amma mengatakan anak  saya tidak pernah bisa melakukan ini. Simmi mengatakan kita puny bukti. Ibu Bhalla mengatakan bawa putri mu bersama mu. Amma mengatakan ishita adalah istri Raman, ia adalah emas murni, ishita apakah benar, soal Parmeet ini ? kamu tidak berbohong kan ?Ibu Bhalla mengatakan secara hukum ishita adalah anak ku tetapi  saya tidak bisa menerima penghinaan ny.

Amma mengatakan ishita adalah putri ku,  saya tidak percaya atas ketidakadilan terhadap anak-ku. Amma meminta Raman untuk berbicara tapi raman tenang saja. Amma mengatakan kepada Ishita tidak anak-ku, kita akan meninggalkan rumah ini,  saya akan membawa anak-ku bersama ku. Amma bilang  saya tidak akan membuat anak-ku bersama-sama dengan orang-orang yang memiliki pikiran kotor. Amma mengatakan kamu menunjukan kesucianny, bagaimana.

Amma bilang  saya tahu orang-orang ini tidak tahu rasa hormat. amma mengatakan kemarilah Ishita, kita tidak akan tinggal di sini. Amma mengatakan kepada Appa,  saya bilang jangan berikan Ishita ke-keluarga ini, lihatlah mereka, minum anggur, makan sayuran non Ayyo, tetapi kamu tidak mendengarkan aku, sekarang lihat hasilny. ia menangis.Tak lama, Bala tiba di sana. Aanson ka rishta Ankhon se hota hai, dil ko bhigota hai ..plays ..Ishita melihat Raman dan pergi. Ibu Bhalla mengatakan membiarkan ia pergi, datanglah Parmeet.

Bala berbicara kepada Raman dan menegur ia yang melanggar kepercayaan Ishita. Bala mengatakan kamu tahu Sarika yang dibingkai oleh Ishita, apakah kamu bertany kepada Ishita bagaimana ia menghabiskan waktu di penjara,  saya senang melihat mu di sana, melihat berdiri untukny.  saya salah, Raman, kamu tidak mengatakan apa-apa untuk mendukung ketika keluarga mu melawan ishita, itu berarti kamu meragukan diriny.
Bala mengatakan ishita adalah ibu dari putri mu, Ishita ingin menjaga orang tua mu bahagia,

saya tidak bertany padany apa-apa karena  saya percaya padany,  saya tahu ishita itu sangat bersih di hati-ny,  saya berjuang dengan saudara ku dan ibu untukny. bala mengatakan ibumu selalu menylahkan diriny. bala mengatakan Ishita selalu ingin membawa kehidupan Simmi dan Parmeet pada jalurny, kamu harus belajar untuk menghormati perempuan. bala pergi. Raman marah dan melempar kaca.

raman mengatakan itu tidak berarti,  saya tidak memiliki sesuatu untuk dikatakan, tapi  saya akan membuktikan kepada diriny bahwa ishita tidak bersalah dan kemudian memberitahu semua orang.Mihika menangis dan mengatakan Ishita kamu harus menampar pria kotor itu. ishita bilang  saya tidak akan meninggalkan Raman, ia merasa kita lemah, kamu harus menjawabny.Appa mengehentikan Mihika dan mengatakan kepada semua orang dengan marah, tidak sekarang. Mihika mengatakan sudah cukup. Bala meminta Appa untuk masuk ke dalam. Mihika mengatakan bagaimana mungkin Raman menjadi tenang.

Bala mengatakan kamu benar, tapi  saya di sini,  saya akan meminta jawaban dari mereka, mereka telah menghina adikku. Bala meminta Ishita, tidak perlu khawatir karena ia bersamany. Bala mengatakan kita harus menunjukkan kepada mereka bagaimana cara menghormati perempuan. Kita akan melihat Parmeet, yang telah menghina mu. pagi ny, Parmeet berpikir apa yang harus dilakukan sekarang. Simmi datang kepadany dan mengatakan jangan khawatir, tidak ada yang terjadi.

Simmi mengatakan apa, kami baik di rumah, ishita datang dalam hidup kita dan membawa kita ke sini untuk melakukan hal seperti ini. simmi mengatakan lantas mengapa kamu begitu khawatir, jika kamu bersalah maka pantas kamu khawatir, lupakan saja segalany. Parmeet berpikir Simmi yang baik percaya kepada ku. Parmeet mengatakan kita harus meninggalkan rumah ini. simmi mengatakan tetapi ke mana kita akan pergi. parmeet mengatakan ke mana saja.

parmeet bilang  saya tidak bisa menunjukkan wajah ku kepada siapa pun di sini. simmi mengatakan baiklah jika kamu berpikir begitu. sementara Mihir datang ke Ishita. Mihika menyeka muka ishita. Mihir meminta mereka untuk mencicipi makanan sebagai menu pertunanganny-ny. Mihika mengatakan Trisha sedang tidur. Mereka meminta Mihika mencicipiny.Mihika mengatakan kepada Mihir tentang Raman dan marah. ia mengatakan Raman menendang keluar istriny karena mendengarkan orang.

Mihir mengatakan apa. Mihika mengatakan kamu tidak tahu, oh tuhan kamu sibuk dengan urusan mu sendiri. Ishita mengatakan hentikan Mihika, bahwa ini bukan kesalahan Mihir.Mihika mengatakan ini jelas-jelas kesalahanny karena ia hany menonton semuany menjadi tenang. Mihir berbicara kepada Ishita dan bertany apa yang terjadi, apakah semua ini benar. mihir mengatakan percayalah, ini tidak bisa terjadi,  saya tahu raman, raman tidak bisa melakukan ini, kamu datanglah dengan ku.

 Mihika ejekan mihir. Mihir datang ke Raman dan bertany kepadany apa yang terjadi. Raman mengatakan apakah kamu pikir  saya tidak percaya ishita atau  saya ragu padany. Mihir mengatakan maka mengapa kamu tidak menghentikanny. Raman mengatakan keluarga ku khawatir dan Parmeet adalah ipar ku, mereka puny anak perempuan, apa yang akan  saya lakukan. Mihir mengatakan untuk membawa Ishita kembali. Raman mengatakan  saya akan membawany, tapi sekarang  saya aku tak berdaya karena  saya tidak puny bukti.

raman bilang  saya tidak bisa menunjuk pada Parmeet. Mihir mengatakan ini bukan kesalahan Ishita, tetapi kau. Raman mengatakan kamu pergi untuk pertunangan. Mihir mengatakan pernikahan mu dalam masalah dan kamu peduli padaku. Raman mengatakan jangan membantah, pergi. Ishita menangis memikirkan kata-kata Raman. Raman marah juga. Yeh hai Mohabbatein ..plays ..Raman melihat telepon dan berpikir.

Baca Episode selanjutnya yang tayang 24 November 2016 Mohabbatein episode 117

Subscribe to receive free email updates: