Sinopsis Thapki Episode 122 (Antv) - 18 November 2016

Drama Serial "Thapki" merupakan film yang berasal dari India yang kembali di tayangakan ke Indonesia oleh Antv .Drama terbaru ini bergenrekan romantis dan tentu sudah memikat hati orang Indonesia .Dengan jalan cerita yang terarah dan setiap episodenya sangat menghibur dan enak di tonton ini ,dapat di katakan film ini sukses di awal tayang .Thapki sendiri di sutradarai oleh Ved Raj Shrivastav dan Dheraaj Warna yang merupakan sutradara kawakan .

Sinopsis Thapki Episode 122

"Thapki" adalah film yang menceritakan tentang seorang gadis cantik jelita dan kelakukanya yang lugu .Gadis itu bernama Vani Caturvedi ,ia adalah gadis polos yang mempunyai kekurangan yaitu ketika bicara ia selalu gagap .Walau ia mempunyai sedikit kelemahan ,ia tidak pernah mengeluh dan selalu ceria dalam menjalani kehidupannya sehari - hari .Vani Caturvedi sendiri sering di sebut dengan sebutan Thapki karena kegagapanya itu ,ia juga sedang mempunyai masalah karena gagal menikah dengan pemuda bernama Diwakar Mishra.

Sinopsis Thapki Episode 122 (Antv),jumat 18 November 2016

Pada cerita drama "Thapki" hari ini  dimulai dari,cDhruv menghentikan Bihaan dan Thapki dari bermain Dandiya.
Bau ji : Dhruv apa yang kau lakukan.
Ashwin membawa Ghanshyam.
Bau ji : mengapa Ghanshyam datang ke sini.

Dhruv : Thapki dan aku sudah mengenali ia , ia sudah datang untuk membalas dendam , piring aarti ini memiliki bom.
Mereka semua terkejut. Vasundara memeriksa piring dan mereka melihat bom di dalamny. Mereka semua khawatir.
Dhruv : Thapki dan Bihaan memegang tongkat dandiya memiliki detonator, kalau tongkat bertabrakan, bom akan meledak.
Bihaan : Ghanshyam beraniny kau melakukan hal ini.

Ghanshyam mendorong mereka dan mengambil tongkat. Sebuah tongkat jatuh dan mereka semua menangkap Ghansyam untuk menghentikanny. Thapki melihat piring aarti. Thapki mengambil piring dari Bau ji dan Vasundara. Thapki berjalan ke luar rumah. Ghanshyam mengambil tongkat lain, sampai Dhruv dan Bihaan berubah untuk melihat Thapki. Thapki melihat sebuah garasi kecil jauh dari rumah dan berjalan ke sana.
Ghanshyam : aku akan menabrakkan tongkat kalau mereka datang ke depan.

Thapki terus memegang bom dalam garasi dan menempatkan beberapa kantong pasir di atasny. Thapki mencoba menutupi bom dengan banyk tas dan hal.
Ghanshyam menekan tongkat dan ledakan digarasi. Mereka semua mendengar suara dan mendapatkan terkejut. Bihaan dan semua orang berlari keluar untuk melihat Thapki. Bihaan terkejut dan melihat garasi terbakar. Dhruv memukuli Ghanshyam. Thapki terperangkap dalam kebakaran. Bihaan melihat Thapki didalam dan mengambil selimut. Bihaam membungkus diriny. Thapki berteriak untuk meminta bantuan. Bihaan masuk kedalam dan mengangkat Thapki.

Thapki : mengapa kau datang ke sini.
Bihaan : untuk bermain Dandiya denganmu, aku datang untuk menyelamatkanmu.
Thapki : Pergilah.
Bihaan : datang dengan aku, tak ada waktu untuk bercanda.

kakiny terjebak. keluarga melihat dan menangis. Bihaan mencoba membebaskan kakiny. Thapki pingsan. Bihaan membebaskan kakiny dan mengangkat ny.
Bihaan : Thapki …
Thapki membuka mata dan menatapny.

Dhruv datang dan berteriak Thapki. Thapki menutup mata. Vasundara menghentikan Dhruv. Dhruv berjalan ke dalam. Bihaan melihat batang api jatuh pada mereka. Dhruv memegang dengan tanganny dan mengirimkan Bihaan dan Thapki keluar. Dhruv melempar batang dan keluar.

Bihaan : Thapki bangunlah.
Thapki sadar dan semua orang bertany apakah Thapki baik-baik saja.
Vasundara : Dhruv kenapa kau masuk ke dalam.
Dhruv : Aku baik-baik saja, kalau Thapki juga baik-baik saja.
Vaaundara melihat tangan Dhruv terbakar dan meminta Bau ji untuk memanggil dokter. Mereka semua khawatir melihat tangan Dhruv terbakar. Thapki melihat Dhruv. Bihaan melihat Thapki dan Dhruv.

Bihaan ingat waktu Dhruv mendapatkan tanganny terbakar untuk menyelamatkan mereka. Bihaan datang ke Dhruv dan melihat lukany. Bihaam meminta Dhruv minum anggur untuk mendapatkan bantuan dari rasa sakit. Dhruv terganggu. Bihaan memberikan minuman kepadany. Dhruv meminum dan berteriak.

Dhruv : harus aku mengatakan sesuatu, apa pun yang kau lakukan, biarkan, Thapki dan aku, meninggalkanny, aku tak harus mengatakan.
Bihaan : aku melakukan kesalahan, yang besar.
Bihaan meminta maaf ke Dhruv.

Ghanshyam : Dhurv sudah menghancurkan rencanaku.
Putra Ghansyam : sekarang aku akan membalas dendam, besok akan menjadi hari terakhir dari kehidupan Dhruv.

Varun mencuci wajah dan meminta Poonam air.
Poonam : tak ada air bahkan di dapur.
Varun keluar dan melihat Diwakar. Polisi datang dan melihat mereka bertengkar. Diwakar dengan inspektur dan Varun dimarahi. Varun Marah.

Vasundara : ibu Bihaan melompat dalam api, mengapa Dhruv melompat kemudian.
Nenek : aku merasa Thapki membuat tempat di hati Bihaan, atau ia tak akan melompat ke dalam api.
Bihaan mendengar ini.
Nenek : hubungan terbentuk ketika dua orang tinggal bersama-sama, maka hal itu akan kuat dan tak ada yang bisa memecahkanny , aku ingin Bihaan dan pernikahan Thapki ini berubah menjadi hubungan yang benar, mereka selalu tinggal bersama-sama.

Jangan lupa baca kelanjutanya di sinopis Thapki episode 123 tayang 19 November 2016

Subscribe to receive free email updates: